Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Senin, 07 September 2026 | 08:11 WIB
Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. [Ist]
  • Sebanyak 41 penerbangan di Bandara Kualanamu dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026.
  • Pembatalan terjadi akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menutup bandara Jakarta.
  • Satu penerbangan internasional rute Amsterdam dialihkan karena terdampak aktivitas vulkanik tersebut.

Suara.com - Sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), mengalami pembatalan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Pembatalan tersebut terjadi lantaran sejumlah penerbangan Kualanamu terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) yang operasionalnya terdampak aktivitas vulkanik.

Dalam pernyataan resminya, PT Angkasa Pura Aviasi menyebut operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 17.30 WIB. Sementara Bandara Halim Perdanakusuma ditutup hingga pukul 18.00 WIB.

"Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), khususnya penerbangan yang terhubung dengan CGK dan HLP," demikian keterangan PT Angkasa Pura Aviasi

Berdasarkan data sementara hingga pukul 15.00 WIB, sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami pembatalan.

Selain itu, satu penerbangan internasional rute Amsterdam menuju Soekarno-Hatta juga mengalami pengalihan penerbangan atau diverted.

"Berdasarkan data sementara hingga pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami pembatalan (cancelled). Selain itu, satu penerbangan internasional rute Amsterdam menuju Soekarno-Hatta mengalami pengalihan penerbangan (diverted)," tulis PT Angkasa Pura Aviasi. 

Bandara Soekarno-Hatta dipenuhi penumpang. [Antara/Muhammad Iqbal/foc]

Meski puluhan penerbangan terdampak, operasional Bandara Internasional Kualanamu hingga saat ini masih berjalan normal.

PT Angkasa Pura Aviasi mengaku terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi.

"PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta seluruh stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi dan memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara," tulis manajemen.

Pengelola Bandara Kualanamu juga mengimbau calon penumpang yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta, melalui Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma untuk mengecek kembali status penerbangan sebelum berangkat ke bandara. 

PT Angkasa Pura Aviasi memastikan informasi terkait perkembangan operasional penerbangan akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com