Perusahaan Korsel Buka Loker, 2.000 Warga RI Berebut Masuk

Jum'at, 11 September 2026 | 09:55 WIB
Ilustrasi. Pencari kerja memadati area gelaran Jakarta Job Fair. Foto ist.
  • 7,22 juta orang masih menganggur di Indonesia pada Mei 2026.
  • LOTTE gelar job fair perdana di Indonesia, diikuti 600 peserta terkurasi.
  • LOTTE telah menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja lokal.

Suara.com - Persaingan mendapatkan pekerjaan di Indonesia masih menjadi tantangan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 7,22 juta orang masih menganggur pada Mei 2026, meski Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,65%.

Di tengah kondisi tersebut, LOTTE membuka peluang bagi talenta lokal melalui LOTTE Global Job Fair 2026 yang digelar di Smesco Indonesia Exhibition Hall, Jakarta.

BPS mencatat TPT pada Mei 2026 turun 0,03 poin dibandingkan Februari 2026 yang sebesar 4,68%. Pada periode yang sama, jumlah penduduk bekerja bertambah 522 ribu orang menjadi 148,19 juta orang, sementara jumlah pengangguran berkurang 24 ribu orang.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud mengatakan jumlah angkatan kerja pada Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang.

“Angka ini lebih rendah jika dibandingkan Februari 2026 sebesar 4,68 persen atau turun sekitar 0,03 persen poin,” ujar Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Dari sisi lapangan usaha, pertanian masih menjadi sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar, yakni 28,75%, disusul perdagangan besar dan eceran 17,80% serta industri 13,53%.

Sementara itu, pertumbuhan tenaga kerja terbesar terjadi pada sektor akomodasi dan makan minum yang bertambah 195 ribu orang, transportasi dan pergudangan 121 ribu orang, serta aktivitas jasa lainnya 110 ribu orang.

Di tengah pasar tenaga kerja tersebut, LOTTE menggelar Global Job Fair 2026 dengan tema “Career Journey with LOTTE”. Ini merupakan penyelenggaraan pertama Global Job Fair LOTTE di Indonesia setelah sebelumnya digelar di Hanoi, Vietnam, pada Agustus tahun lalu.

Sebanyak sembilan perusahaan afiliasi LOTTE ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, antara lain LOTTE Chemical Indonesia, LOTTE Department Store, LOTTE Mart, LOTTE Global Logistics, dan LOTTE Innovate.

LOTTE saat ini mengoperasikan 12 perusahaan afiliasi di Indonesia yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari ritel, kimia, logistik, teknologi informasi hingga konstruksi. Total perusahaan tersebut telah menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja lokal.

Antusiasme pencari kerja juga cukup tinggi. LOTTE mencatat lebih dari 2.000 orang mendaftar secara daring. Setelah melalui proses kurasi berdasarkan latar belakang pendidikan dan minat perusahaan, sebanyak 600 peserta mengikuti rangkaian utama Global Job Fair 2026.

Selain peserta yang telah dikurasi, pencari kerja juga dapat hadir secara langsung melalui mekanisme walk-in. Peserta bahkan tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari luar kota, termasuk Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, LOTTE menyediakan tiga zona utama. Zona Discovery memperkenalkan bisnis LOTTE dan perusahaan afiliasinya di Indonesia. Zona Connection menghadirkan konsultasi rekrutmen bersama profesional LOTTE serta simulasi wawancara. Sementara zona Experience menghadirkan booth perusahaan afiliasi dan berbagai aktivitas bagi peserta.

Sebanyak 80 peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti simulasi wawancara dengan perwakilan perusahaan LOTTE. Peserta mendapatkan berbagai informasi terkait proses rekrutmen, tips menghadapi wawancara hingga gambaran mengenai peluang karier di LOTTE Group.

Di sisi lain, meski TPT menurun, struktur pasar kerja Indonesia masih didominasi pekerja informal. BPS mencatat pekerja formal pada Mei 2026 baru mencapai 40,70% atau 60,31 juta orang.

Sementara itu, jumlah pekerja informal mencapai 87,88 juta orang. Berdasarkan jam kerja, sebanyak 98,98 juta orang atau 66,80% merupakan pekerja penuh, 38,42 juta orang atau 25,93% pekerja paruh waktu, dan 10,79 juta orang atau 7,28% masuk kategori setengah pengangguran.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com