Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB
Ilustrasi Pertambangan Konsentrat Tembaga Milik AMNT/(Dokumentasi AMMN).
BACA 10 DETIK
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk mencatatkan lonjakan laba bersih menjadi 428,83 juta dolar AS pada semester I-2026.
  • Penjualan bersih perseroan meningkat drastis hingga mencapai 2,05 miliar dolar AS pada periode semester I-2026.
  • Total ekuitas perusahaan turut mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 7,92 persen menjadi 5,86 miliar dolar AS.

Suara.com - Emiten pertambangan mineral, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan laba bersih yang melonjak fantastis pada Semester I-2026 yang sebesar 428,83 juta dolar AS atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 156 juta dolar AS.

Mengutip laporan keuangan di keterbukaan informasi, Senin, 21 September 2026, raihan laba bersih itu disumbang dari penjualan bersih perseroan melonjak menjadi 2,05 miliar dolar AS, dari 182,59 juta dolar AS pada semester I 2025, atau naik sekitar 1.022,73 persen secara tahunan.

Kenaikan penjualan tersebut turut mendorong peningkatan laba kotor perseroan. AMMN membukukan laba kotor sebesar 964,15 juta dolar AS pada semester I 2026, dibandingkan 55,70 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Artinya, laba kotor meningkat sekitar 1.630,97 persen.

Sementara itu, beban pokok tercatat sebesar 1,08 miliar dolar AS, naik sekitar 751,74 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar 126,8 juta dolar AS.

Di tengah lonjakan penjualan dan beban pokok, AMMN justru berhasil menekan beban operasional. Beban operasional pada semester I 2026 tercatat sebesar 56,61 juta dolar AS, turun sekitar 34,11 persen dibandingkan 85,91 juta dolar AS pada semester I 2025.

Penurunan beban operasional tersebut terjadi bersamaan dengan peningkatan laba periode berjalan.

Tambang Batu Hijau yang dioperasikan oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk.

AMMN mencatat laba periode berjalan sebesar 503,68 juta dolar AS pada semester I 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 244 persen dibandingkan 146,42 juta dolar AS pada semester I 2025.

Dari sisi neraca, total aset AMMN pada semester I 2026 tercatat sebesar 13,80 miliar dolar AS. Nilai tersebut turun tipis sekitar 0,50 persen dibandingkan 13,87 miliar dolar AS pada semester I 2025.

Liabilitas perseroan juga mengalami penurunan. Pada semester I 2026, liabilitas AMMN tercatat sebesar 7,9 miliar dolar AS, turun sekitar 6,29 persen dari 8,43 miliar dolar AS pada semester I 2025.

Sementara itu, ekuitas AMMN meningkat menjadi 5,86 miliar dolar AS dari sebelumnya 5,43 miliar dolar AS. Dengan demikian, ekuitas perseroan tumbuh sekitar 7,92 persen secara tahunan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com