- Indeks Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi pada hari Selasa di Amerika Serikat karena dorongan sektor kecerdasan buatan.
- Harga minyak dunia dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turun akibat membaiknya aliran pasokan minyak global.
- Perhatian pasar keuangan kini beralih pada pertemuan penting antara Donald Trump dan Xi Jinping di Washington.
Dengan meredanya sebagian kepanikan di sektor energi, perhatian pasar keuangan dunia kini bergeser penuh ke arah agenda pertemuan tingkat tinggi antara Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.
Investor akan mencermati setiap sinyal yang mengindikasikan bahwa para pemimpin dari dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia ini mampu mencegah eskalasi pemburukan hubungan diplomatik dan dagang.
Presiden Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada hari Rabu. Kunjungan kenegaraan ini menandai kehadiran pertamanya di ibu kota AS tersebut dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Agenda bersejarah ini memantik optimisme di kalangan pelaku pasar bahwa gencatan senjata perang dagang antara kedua negara dapat diperpanjang, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi strategis dalam pengembangan regulasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menyikapi hal ini, Ahli Strategi dari Deutsche Bank, Jim Reid, memberikan catatannya mengenai ketidakpastian yang masih membayangi bursa terkait hubungan dagang kedua negara raksasa tersebut.
"Bagi pasar, pertanyaan besarnya adalah apa yang akan terjadi ketika gencatan senjata perdagangan satu tahun saat ini berakhir pada bulan November; dan meskipun sentimen secara umum tetap positif, kesepakatan belum juga tercapai," pungkas Jim Reid.