Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Minggu, 27 September 2026 | 10:52 WIB
Aset Kripto
BACA 10 DETIK
  • CFX Newsletter melaporkan volume perdagangan pasar spot Indonesia mencapai Rp17,6 triliun sepanjang Agustus 2026.
  • Lima aset dengan perdagangan terbesar yaitu Tether, Bitcoin, Ethereum, Audiera, dan XRP.
  • Indeks CFX10 meningkat sebesar 23,95 persen pada akhir Agustus 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.

Suara.com - Aset kripto menjadi instrumen yang paling diburu investor Indonesia pada Agustus 2026. Setidaknya, Bitcoin masih jadi kripto pilihan yang paling banyak dikoleksi investor.

Berdasarkan CFX Newsletter Edisi Agustus 2026, volume perdagangan pasar spot di CFX mencapai Rp17,6 triliun sepanjang 1-31 Agustus 2026. Angka ini meningkat 16 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp15,2 triliun.

Dalam periode tersebut, terdapat lima aset kripto yang tercatat memiliki volume perdagangan terbesar diantaranya:

  1. Tether (USDT)
  2. Bitcoin (BTC)
  3. Ethereum (ETH)
  4. Audiera (BEAT)
  5. XRP (XRP).

Tether (USDT) menjadi salah satu aset kripto dengan volume perdagangan terbesar sepanjang Agustus 2026.

Selanjutnya terdapat Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang juga masuk dalam daftar aset dengan volume perdagangan terbesar di pasar spot CFX.

PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto berizin pertama di Indonesia. Foto CFX

Dua aset lainnya adalah Audiera (BEAT) dan XRP (XRP). Kelima aset tersebut tercatat dalam daftar aset kripto dengan volume perdagangan terbesar untuk periode 1-31 Agustus 2026.

Volume Perdagangan Pasar Spot Naik

Peningkatan aktivitas perdagangan tersebut terjadi bersamaan dengan kenaikan Indeks CFX10 sepanjang Agustus.

Pada awal Agustus, Indeks CFX10 berada di level 752,49. Indeks kemudian bergerak menguat hingga mencapai level tertinggi 961,77 pada 28 Agustus 2026.

Pada akhir bulan, Indeks CFX10 berada di level 932,74, atau naik 23,95 persen dibandingkan posisi pada akhir Juli 2026.

Dari sisi volume, perdagangan pasar spot sepanjang Agustus mencapai Rp17,6 triliun. Secara kumulatif atau year to date (YTD) hingga Agustus 2026, volume perdagangan pasar spot tercatat sebesar Rp175,4 triliun.

Namun, angka kumulatif tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025. CFX mencatat volume perdagangan YTD hingga Agustus 2026 turun 46 persen dibandingkan 2025 yang mencapai Rp324,7 triliun.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com