- Minat Gen Z pada investasi emas mencapai sekitar 19%.
- Pembiayaan konsumer BCA Syariah tumbuh 34,69% jadi Rp2,46 triliun.
- Harga emas dan minat investasi jangka panjang dorong pembiayaan.
Suara.com - Generasi Z mulai menunjukkan minat yang semakin besar terhadap investasi emas. Kondisi ini menjadi peluang baru bagi PT Bank BCA Syariah untuk mengembangkan bisnis pembiayaan emas di segmen generasi muda.
Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah Bukit Mas Siahaan mengatakan, selama ini generasi X masih mendominasi investasi emas. Namun, porsi Gen Z mulai meningkat dan kini mencapai sekitar 19%.
"Yang menariknya, untuk emas itu mulai angkanya lebih tinggi yang Gen Z. Gen Z itu mulai lebih tinggi, angkanya sekitar 19 persen, hampir 20 persen itu Gen Z untuk mengambil emas," kata Bukit di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan besarnya potensi generasi muda bagi bisnis konsumer BCA Syariah ke depan.
Sejalan dengan itu, pembiayaan konsumer BCA Syariah tumbuh signifikan. Hingga Agustus 2026, pembiayaan konsumer tercatat Rp2,46 triliun, melonjak 34,69% secara tahunan dibandingkan Rp1,83 triliun pada Agustus 2025.
Bukit mengatakan, salah satu pendorong pertumbuhan pembiayaan emas adalah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi jangka panjang yang dinilai dapat menjadi aset safe haven. Kenaikan harga emas juga turut mendorong permintaan.
"Ini menurut kami ada sesuatu yang menarik buat masyarakat Indonesia untuk memilih investasi jangka panjangnya. Di samping itu juga bahwa memang ada yang dipengaruhi oleh komoditas, harga-harga komoditas," ujarnya.
BCA Syariah juga melihat kemudahan proses sebagai salah satu faktor yang dapat menarik masyarakat untuk menggunakan pembiayaan emas.
"Emas ini di samping karena kita dari sisi proses yang gampang, tidak sulit. Kalau untuk emas, proses kita itu simple," tegasnya.