- Superbank biayai pengadaan 200 mobil listrik untuk armada Grab.
- Mobil listrik disediakan bagi mitra Grab lewat skema sewa.
- Kolaborasi ini jadi langkah awal perluasan pembiayaan kendaraan listrik.
Suara.com - PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) memperluas bisnis pembiayaannya di ekosistem Grab dengan mendanai pengadaan 200 kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai armada GrabCar Plus Electric.
Fasilitas pembiayaan tersebut diberikan kepada Grab untuk pengadaan dan pengelolaan kendaraan. Selanjutnya, mobil listrik itu akan disediakan bagi mitra pengemudi Grab melalui skema sewa.
Direktur Bisnis Superbank Sukiwan mengatakan pembiayaan 200 kendaraan listrik ini menjadi tahap awal kolaborasi Superbank dan Grab. Program tersebut berpeluang diperluas mengikuti pertumbuhan kebutuhan kendaraan listrik dalam ekosistem Grab.
"Pembiayaan 200 kendaraan listrik ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan mobilitas listrik di Indonesia," kata Sukiwan.
Sementara itu, Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya mengatakan pengembangan mobilitas rendah emisi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam memperluas akses mitra pengemudi terhadap kendaraan listrik.
Program ini juga menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Pemerintah menargetkan pada 2030 terdapat 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan listrik roda dua di Indonesia.
Bagi Superbank, pembiayaan kendaraan listrik tersebut masuk dalam inisiatif Super-GREEN, bagian dari pilar keberlanjutan SuperGROW. Program ini mencakup pengembangan portofolio hijau dan penerapan pembiayaan yang bertanggung jawab.
Dengan skema tersebut, Superbank tidak hanya masuk ke pembiayaan kendaraan listrik, tetapi juga memperkuat keterhubungan bisnisnya dengan ekosistem Grab yang mencakup perusahaan dan mitra pengemudi.