Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB
Luky Alfirman kembali ke Kemenkeu sebagai wakil menteri pada Kamis (1/10/2026) setelah dicopot oleh Mantan Menkeu Purbaya dari jabatan dirjen. [Suara.com/Rina Anggraeni]
BACA 10 DETIK
  • Luky kembali ke Kemenkeu setelah sempat "hibernasi" beberapa bulan.
  • Ia sempat dicopot Purbaya di tengah polemik anggaran kendaraan BGN.
  • Tiga fokusnya: APBN 2026, APBN 2027, dan reformasi internal Kemenkeu.

Suara.com - Luky Alfirman kembali ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setelah sempat "menghilang" dari lingkar pemerintahan selama beberapa bulan. Kini, mantan Direktur Jenderal Anggaran itu kembali dengan posisi baru sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

Presiden Prabowo Subianto melantik Luky sebagai Wamenkeu pada Kamis (1/10/2026). Ia akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Wamenkeu Juda Agung.

Kepulangan Luky ke Kemenkeu terasa berbeda. Sebelum ditunjuk menjadi Wamenkeu, ia sempat dicopot dari jabatan Dirjen Anggaran oleh Menteri Keuangan kala itu, Purbaya Yudhi Sadewa, pada April 2026.

Pencopotan tersebut muncul setelah polemik pengadaan kendaraan operasional untuk Badan Gizi Nasional (BGN). Purbaya sebelumnya menyebut adanya "kebobolan" dalam sistem anggaran yang berkaitan dengan pengadaan 21.801 unit kendaraan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kini, beberapa bulan setelah keluar dari Kemenkeu, Luky kembali ke gedung yang sama. Ia menyebut periode setelah pencopotan sebagai masa "hibernasi".

"Kemarin saya ada masa hibernasi, jadi saya butuh waktu, butuh support bapak ibu sekalian, untuk bisa catch up, untuk bisa update, untuk bisa kita mengejar apa perkembangan terkini," kata Luky di Gedung Kemenkeu, Kamis (1/10/2026).

Ia mengaku senang sekaligus terkejut bisa kembali menduduki posisi strategis di Kemenkeu.

"Senang sekali saya bisa kembali berada di sini. Saya mengucapkan syukur alhamdulillah, atas kehendak-Nya saya bisa kembali lagi ke sini. Perasaan saya campur aduk. Excited, tapi juga ada kagetnya," ujarnya.

Alih-alih langsung membawa program baru, Luky mengatakan tugasnya sebagai Wamenkeu adalah membantu Presiden dan Menteri Keuangan. Ia pun meminta dukungan jajaran Kemenkeu untuk mengejar berbagai perkembangan setelah cukup lama berada di luar kementerian.

"Saya butuh waktu, saya butuh support, dukungan, bantuan dari Bapak Ibu sekalian," katanya.

Dalam pembicaraan awal dengan Suahasil, Luky menyebut ada tiga pekerjaan yang menjadi perhatian.

Pertama, menuntaskan pelaksanaan APBN 2026. Menurutnya, waktu pemerintah untuk mengejar target anggaran tahun ini tinggal tiga bulan.

"Nggak kerasa datang 1 Oktober, tinggal 3 bulan lagi. Ini etape terakhir di kuartal IV, kita tahu banyak sekali tantangannya," tegasnya.

Kedua, menyiapkan pelaksanaan APBN 2027 yang telah disahkan DPR. Pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan agar anggaran tahun depan dapat langsung berjalan.

Ketiga, melakukan konsolidasi internal Kemenkeu sekaligus melanjutkan agenda reformasi di kementerian tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com