- Industri kripto mulai memperluas kontribusi di luar aktivitas perdagangan aset digital
- INDODAX menunjukkan keterlibatan industri kripto dalam kegiatan sosial melalui program pemulihan masyarakat terdampak bencana.
- Layanan kesehatan telah menjangkau sekitar 600 jiwa, personal hygiene kit diberikan kepada 200 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa, sementara dapur umum telah menjangkau sekitar 1.400 jiwa.
Suara.com - Industri aset kripto selama ini lekat dengan aktivitas investasi dan perdagangan aset digital. Namun, peran pelaku industri kripto juga mulai terlihat melalui kontribusi sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Salah satunya dilakukan INDODAX yang bersama Ayobantu menjalankan program yang mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Program yang dimulai sejak September 2026 tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. Dukungan juga diarahkan untuk membantu masyarakat menjalani proses pemulihan secara bertahap.
Chief Marketing Officer INDODAX Aloysia Dian mengatakan dukungan kepada masyarakat perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang dihadapi di lapangan.
"Bagi kami, dukungan sosial bukan hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi juga memahami apa yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Karena itu, program ini mencakup kebutuhan mendasar mulai dari pangan dan kesehatan hingga kebersihan dan dukungan psikososial," ujarnya seperti dikutip, Jumat (2/10/2026).
Melalui posko darurat tersebut, bantuan disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat di lokasi terdampak. Layanan kesehatan yang diberikan telah menjangkau sekitar 600 jiwa. Sementara itu, personal hygiene kit diberikan kepada 200 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa.
Dukungan psikososial dan paket gizi juga diberikan kepada 100 penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.
Selain layanan kesehatan dan kebutuhan kebersihan, INDODAX dan Ayobantu juga mengoperasikan dapur umum. Fasilitas tersebut telah menjangkau sekitar 1.400 jiwa. Dua unit tenda darurat turut disediakan dengan kapasitas hingga 212 kepala keluarga.
Salah satu titik pelaksanaan program berada di Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Program tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perusahaan dalam ekosistem aset kripto tidak hanya berkaitan dengan perdagangan aset digital, tetapi juga dapat diarahkan pada kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Dalam program ini, dukungan diberikan melalui empat fokus utama, yakni layanan psikososial, personal hygiene kits, dapur umum, dan pelayanan kesehatan.
Pendekatan tersebut membuat bantuan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat, tetapi juga memberikan dukungan selama proses pemulihan berlangsung.
Aloysia mengatakan kolaborasi dengan Ayobantu membantu pelaksanaan program agar dukungan dapat diberikan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memberi ruang bagi proses pemulihan yang berjalan secara bertahap. Semoga dukungan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan," tambahnya.
Program tersebut mencakup sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan, pangan, kebersihan, serta dukungan psikososial.