- Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian pada Oktober 2026.
- Saleh sedang memproses pengunduran diri dari jabatan Wakasad dan bersiap menjadi purnawirawan TNI Angkatan Darat.
- Fokus kerja barunya mencakup pencapaian kedaulatan pangan, pembukaan lahan baru, serta peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.
Suara.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Letnan Jenderal (Letjen) Muhammad Saleh Mustafa bakal mengundurkan diri dari jabatan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Wamentan.
Saleh mengatakan proses pengunduran dirinya dari jabatan WKSAD masih berlangsung. Setelah mundur dari jabatan tersebut, ia juga akan berstatus sebagai purnawirawan TNI.
"Ya, ya, harus mundur (dari WKSAD)," ujar Saleh usai acara pengenalan dirinya sebagai Wamentan di Kantor Kementerian Pangan, Senin (5/10/2026).
Ketika ditanya apakah sudah mengajukan pengunduran diri, Saleh membenarkannya. "Ya, lagi proses, lagi proses," kata Saleh.
Sebagai Wamentan baru, Saleh mengatakan kedaulatan pangan menjadi salah satu hal yang akan dikerjakannya ke depan. Ia juga menyinggung pembukaan lahan serta kesejahteraan petani sebagai target yang perlu diperhatikan.
"Ya mungkin ya kedaulatan pangannya kita akan hadapi ke depan ya, mungkin buka lahan, tentunya ya. Buka lahan, dan kesejahteraan petani juga mungkin menjadi target," katanya.
Namun, Saleh belum menjelaskan secara rinci pembagian tugasnya di Kementerian Pertanian. Ia mengatakan masih menunggu arahan dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
"Ah ini (pembagian tugas) kita tunggu arahan dari Pak Mentan," tutur Saleh.
Di tempat yang sama, eks Wamentan yang kini menjabat sebagai Kepala BGN, Sudaryono menyambut penunjukan Saleh sebagai Wamentan penggantinya.
Sudaryono menilai dunia pertanian bukan hal baru bagi Saleh karena selama menjadi Wakasad, ia sudah memiliki hubungan erat dengan sektor pertanian.
"Ya kami meyakini Pak Saleh tentu saja sebagai Wamentan baru, dan dunia pertanian ini juga bukan hal yang baru buat beliau," kata Sudaryono.
Menurut Sudaryono, keterlibatan TNI dan Polri dalam program swasembada pangan membuat Saleh selama menjabat Wakasad sudah berkomunikasi dan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.
"Selama menjadi WKSAD kan juga sangat erat komunikasi, kemudian kerjasamanya kan karena kan TNI dan Polri dalam swasembada ini kan memang terlibat, dan Pak Saleh salah satu sebagai WKSAD yang aktif kemudian selama ini mem-follow up urusan-urusan pertanian di bawah pimpinan Pak Mentan," pungkasnya.
Saleh sebelumnya dilantik sebagai Wamentan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026). Ia mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Sudaryono, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelum masuk ke pemerintahan sipil, Saleh merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan pengalaman panjang di bidang infanteri dan Korps Pasukan Khusus (Kopassus).
Saleh merupakan lulusan Akademi Militer 1991. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Dan Grup 1 Kopassus, Danrem 132/Tadulako, Kasdam Jayakarta, Pangdam XVII/Cenderawasih, Kepala Staf Kostrad, hingga Inspektur Jenderal TNI.
Pada 15 Agustus 2025, Saleh diangkat menjadi WKSAD. Kini, ia mendapat penugasan baru sebagai Wamentan dan harus meninggalkan jabatan tersebut.