Tak Hanya Investasi, 3 PR Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:14 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal]
BACA 10 DETIK
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapat jabatan baru sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada Oktober 2026.
  • Pakar dari Universitas Brawijaya Wardana menyatakan keberhasilan mandat tersebut diukur dari penurunan impor energi dan penciptaan lapangan kerja.
  • Ekonom UMM Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto menyebut hilirisasi harus memasukkan transisi energi untuk mencegah ketergantungan pada energi fosil.

Wahyudi menilai perkembangan industri nikel menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan agenda hilirisasi. Produksi nikel olahan Indonesia telah meningkat dari sekitar 22 ribu ton pada 2014 menjadi lebih dari 1,4 juta ton atau sekitar 41 persen produksi dunia pada 2023.

Menurut dia, perkembangan tersebut menunjukkan perubahan posisi Indonesia dari pemasok bahan mentah menjadi salah satu pemain penting dalam rantai pasok global.

Namun, pekerjaan berikutnya adalah memastikan nilai tambah dari komoditas tersebut semakin banyak tinggal di dalam negeri.

"Pekerjaan berikutnya adalah memastikan nilai tambah semakin banyak tinggal di dalam negeri melalui penguatan industri baterai, transfer teknologi, riset, dan keterlibatan perusahaan nasional," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com