- Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mendorong sinergi perguruan tinggi dan industri untuk mempercepat transformasi ekonomi.
- Kolaborasi lintas sektor di Bali Campus mewujudkan pusat inovasi kecerdasan buatan, energi hijau, dan pembangunan berkelanjutan.
- Tsinghua University menandatangani nota kesepahaman dengan empat perguruan tinggi Indonesia untuk memperkuat riset dan pengembangan kapasitas.
Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penguatan transformasi ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat transformasi tersebut.
Luhut menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor industri untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan.
"Lewat sinergi itu bisa menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi dan industri, pengembangan talenta, penelitian, energi, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya seperti dikutip, Rabu (7/10/2026)
Pertukaran perspektif antara akademisi dan industri juga diarahkan untuk menyelaraskan ekosistem pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.
Sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari pengembangan talenta, penelitian, energi, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pengembangan talenta AI tersebut juga mulai diwujudkan melalui kolaborasi Tsinghua Southeast Asia Center dan UID bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kolaborasi itu menjadikan UID Bali Campus sebagai Garuda Spark Innovation Hub yang berperan mendukung pengembangan talenta muda di bidang AI dan teknologi secara lebih luas.
Langkah tersebut sekaligus membuka peluang untuk memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi, teknologi, dan aksi iklim.
Tak hanya AI, kolaborasi lintas sektor juga menyentuh bidang biomedical engineering hingga energi hijau. Kehadiran perusahaan energi hijau global seperti Envision dinilai membuka peluang kerja sama Selatan-Selatan untuk mempercepat transisi energi serta mendorong adopsi AI dan teknologi yang selaras dengan filosofi Tri Hita Karana.
Upaya tersebut kemudian diterjemahkan ke langkah konkret melalui peresmian Envision Indonesia Sustainable Development Center, Tsinghua University.
Pusat tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Envision Energy yang ditujukan untuk mendorong pengembangan proyek infrastruktur net-zero dan masa depan berkelanjutan.
Sementara itu, Chairman of the Tsinghua University Council Prof Qiu Yong menilai peran perguruan tinggi semakin penting memasuki era AI.
"Tahun ini menandai peringatan 10 tahun peluncuran Global Strategy Tsinghua University. Pad tahun 2016, Tsinghua memperkenalkan strategi global pertamanya untuk semakin memperkuat keterlibatan global Tsinghua serta membangun universitas berstandar dunia yang lebih terbuka, terintegrasi, dan tangguh," ungkapnya.
Melalui Tsinghua SEA, pihaknya berharap dapat menghubungkan universitas, pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memperlancar aliran talenta, pengetahuan, serta inovasi yang dapat menjawab kebutuhan Indonesia dan Asia Tenggara. Final Draft Press Release 3-4 O…
Kolaborasi antara pendidikan dan industri juga diperkuat melalui penandatanganan empat nota kesepahaman atau MoU antara Tsinghua University dan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.
Kerja sama tersebut melibatkan Institut Teknologi Del (IT Del), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan IPB University. Kerja sama diarahkan pada penguatan riset, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, serta inovasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.