Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB
COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
BACA 10 DETIK
  • COO Danantara Dony Oskaria menyatakan BUMN meraih laba auditan Rp325,5 triliun sepanjang tahun 2025.
  • Perolehan laba konsolidasi tersebut melonjak 75,3 persen jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun 2024 lalu.
  • Danantara menargetkan peningkatan perolehan laba BUMN mencapai Rp360 triliun pada tahun 2026 ini.

Suara.com - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan selama tahun 2025 BUMN meraup laba Rp325,5 triliun.

Angka tersebut merupakan angka konsolidasi seluruh perusahaan pelat merah dan sudah dilakukan audit.

"Laba kita itu kurang lebih Rp326 triliun (pembulatan), laba kita, yang sudah diaudit dan bisa saya sampaikan, karena itu memang angkanya," ujar Dony di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ia memaparkan, raihan laba BUMN ini lebih tinggi 75,3 pers dibandingkan pada 2024 lalu yang sebesar Rp186 triliun.

Danantara Indonesia. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Dari hasil laba tersebut, Danantara akan mengoleksi dana dividen 2026 sebesar Rp200 triliun.

Dony yang juga Kepala BP BUMN mengakui, laporan keuangan Danantara memang begitu lama dikeluarkan. Hal ini disebabkan menunggu laporan konsolidasi BUMN-BUMN yang memang berakhir pada bulan Juni lalu.

"Jadi memang mohon maaf sekali lagi tadi Bapak bahwa memang lamanya itu karena tadi proses. Nah bayangkan kita baru mulai melakukan itu setelah Juni. Kenapa? Kan karena closing-nya BUMN-BUMN terakhir itu di bulan Juni. Nah Juni kita baru mulai melakukan proses consolidated report, makanya jadi lama," ucapnya.

Namun demikian, Dony menargetkan pada tahun 2026 ini, BUMN bisa cetak laba hingga Rp360 triliun, naik 10,34 persen dibandingkan tahun 2025 lalu.

"Tahun ini setelah selesai proses pembersihan ini, kita harapkan 2026 laba kita akan menjadi Rp360 triliun," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com