IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:16 WIB
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • IHSG dibuka menguat ke level 6.039 pada awal perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026.
  • CGS International Sekuritas memprediksi IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah akibat sentimen negatif.
  • CGS International Sekuritas merekomendasikan enam saham dengan peringkat beli di tengah proyeksi pergerakan indeks.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdahangan, Jumat, 9 Oktober 2026. IHSG dibuka menguat ke level 6.039.

Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih menghijau ke level 6.036 atau naik tipis 0,09 persen.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 4,28 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp588,39 miliar serta frekuensi sebesar 106.030 kali.

Di waktu itu, terdapat 223 saham menghijau, sedangkan, 280 saham merosot. Sisanya, 460 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • ARII
  • SAFE
  • ESTI
  • IKAI
  • KREN

Top Loser

  • KDTN
  • AKKU
  • TEBE
  • MXPL
  • GEMS

Proyeksi IHSG

IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. Sejumlah sentimen negatif, mulai dari pelemahan bursa Wall Street hingga berlanjutnya aksi jual investor asing, diperkirakan menekan pergerakan indeks saham domestik.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya menilai pelemahan indeks di bursa Wall Street dan terkoreksinya harga sejumlah komoditas mineral logam, seperti timah, nikel, dan tembaga, berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar.

Selain itu, aksi jual investor asing yang masih berlanjut juga diperkirakan membebani pergerakan IHSG.

Meski demikian, sejumlah sentimen positif masih berpeluang menopang indeks. Kenaikan harga beberapa komoditas, seperti minyak mentah, crude palm oil (CPO), dan emas, diperkirakan dapat memberikan dukungan bagi pasar saham domestik.

Dalam risetnya, CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Adapun level support IHSG berada di 5.930 dan 5.830, sementara resistance berada di 6.130 dan 6.230.

Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan enam saham dengan peringkat Buy atau beli yang diantaranya, BFIN, KLBF, SMGR, ULTJ, PGAS, EMAS.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com