Keamanan Digital Diperkuat, Akses Pembiayaan UMKM Dijaga

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:26 WIB
PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo.
BACA 10 DETIK
  • PT Jamkrindo di Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026, memperkuat keamanan siber untuk melindungi data dan layanan digital UMKM.
  • Perusahaan menerapkan tiga pilar strategi, yaitu Cyber Strategy Framework, Cybersecurity Intelligent Platform, dan AI Smarter Security.
  • Transformasi tersebut berhasil menurunkan kerugian finansial hingga 90 persen serta meraih penghargaan dari Asian Business Review.

Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat sistem keamanan sibernya untuk melindungi data, menjaga ketersediaan layanan digital, serta meminimalkan potensi gangguan terhadap proses bisnis.

Apalagi saat ini keamanan siber menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keandalan layanan keuangan digital, termasuk layanan penjaminan kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo, Sigit Tjahjo Prabowo, mengatakan keamanan siber ditempatkan sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan, bukan semata-mata urusan teknis teknologi informasi.

"Kami menempatkan keamanan siber sebagai bagian dari strategi bisnis melalui penguatan teknologi, proses, dan kompetensi sumber daya manusia. Tujuannya adalah memastikan layanan tetap aman dan andal, sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan," ujar Sigit di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ilustrasi Keamanan Siber. [Unsplash]

Penguatan keamanan siber tersebut dilakukan secara bertahap melalui peningkatan tata kelola teknologi informasi, pengembangan sistem pengamanan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Jamkrindo mengembangkan strategi keamanan siber melalui tiga pilar utama. Pertama, Cyber Strategy Framework yang menggunakan kerangka kerja National Institute of Standards and Technology (NIST) sebagai landasan tata kelola dan pengelolaan risiko keamanan siber.

Kedua, Cybersecurity Intelligent Platform dengan arsitektur Zero Trust untuk memperkuat pengendalian akses dan perlindungan sistem. Ketiga, AI Smarter Security yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu mendeteksi dan menganalisis potensi ancaman siber.

Perusahaan juga meningkatkan kesadaran keamanan informasi di seluruh lini organisasi, dengan menempatkan keamanan siber sebagai tanggung jawab bersama.

Menurut data yang disampaikan Jamkrindo, transformasi tersebut diikuti penurunan kerugian finansial akibat serangan siber hingga 90 persen secara tahunan.

Selain itu, waktu tanggap terhadap insiden atau Mean Time to Respond (MTTR) dipangkas 87,5 persen sehingga mencapai satu jam.

Waktu penemuan dan pemulihan data juga berkurang 83,3 persen, dari sebelumnya 12 jam menjadi dua jam.

Dari sisi tata kelola, tingkat kepatuhan keamanan siber meningkat menjadi 95 persen, atau naik 20 persen dibandingkan periode sebelumnya. Jamkrindo juga mencatat penurunan 100 persen pada insiden yang tidak terdeteksi berdasarkan indikator pengukuran yang digunakan perusahaan.

Penguatan keamanan siber menjadi bagian dari upaya Jamkrindo menjaga keandalan layanan penjaminan kredit dan mendukung perluasan akses pembiayaan bagi UMKM.

Dengan sistem yang lebih tangguh, perusahaan berupaya menjaga perlindungan data serta memastikan layanan tetap tersedia ketika menghadapi potensi gangguan digital.

Ke depan, Jamkrindo akan terus memperkuat kemampuan pencegahan, deteksi, respons, dan pemulihan terhadap ancaman siber. Pemanfaatan AI juga akan terus dicermati untuk mendukung analisis ancaman yang lebih adaptif, dengan tetap memperhatikan tata kelola dan kebutuhan bisnis.

Upaya tersebut diarahkan agar ketahanan digital dapat terus berkembang seiring transformasi bisnis dan kebutuhan layanan perusahaan.

Atas upayanya memperkuat sistem keamanan siber Jamkrindo meraih penghargaan Cybersecurity kategori Financial Services dalam ajang The Indonesia Technology Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan oleh media internasional Asian Business Review.

Penghargaan ini mengapresiasi transformasi keamanan siber Jamkrindo dalam memperkuat perlindungan sistem dan data, meningkatkan ketahanan operasional, serta menjaga keandalan layanan digital perusahaan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com