Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:11 WIB
Harga pangan di pasar tradisional melonjak pada Senin (12/10/2026). Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai rawit hijau yang harganya meroket hampir 63% dalam sehari, sementara cabai rawit merah menembus Rp132.850 per kilogram (kg). Foto ANTARA.
BACA 10 DETIK
  • Cabai rawit hijau melonjak 62,95% menjadi Rp118.950/kg.
  • Cabai rawit merah menembus Rp132.850/kg, naik 30,63% sehari.
  • Seluruh jenis beras naik, sedangkan ayam dan daging sapi kualitas I turun.

Suara.com - Harga pangan di pasar tradisional melonjak pada Senin (12/10/2026). Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai rawit hijau yang harganya meroket hampir 63% dalam sehari, sementara cabai rawit merah menembus Rp132.850 per kilogram (kg).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) yang diakses pukul 09.57 WIB, harga cabai rawit hijau mencapai Rp118.950/kg. Angka ini naik Rp45.900 atau 62,95% dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga cabai rawit merah melonjak Rp31.100 atau 30,63% menjadi Rp132.850/kg. Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang harganya naik 40,12% menjadi Rp112.450/kg.

Adapun cabai merah besar naik 20,33% menjadi Rp80.800/kg.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai. Harga bawang merah ukuran sedang naik 24,46% menjadi Rp46.300/kg. Bawang putih ukuran sedang juga meningkat 10,93% menjadi Rp43.150/kg.

Harga cabai naik lagi pada Kamis (27/11/2025). [Antara]

Di kelompok beras, seluruh jenis yang tercatat dalam data PIHPS mengalami kenaikan harga. Beras kualitas bawah I naik 8,39% menjadi Rp16.150/kg, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 7,14% menjadi Rp15.750/kg.

Harga beras medium I mencapai Rp17.400/kg atau naik 4,82%. Beras medium II naik 4,57% menjadi Rp17.150/kg.

Sementara itu, beras kualitas super I dibanderol Rp18.600/kg, naik 3,62%. Beras super II juga meningkat 2,02% menjadi Rp17.700/kg.

Kenaikan harga turut terjadi pada komoditas telur dan gula. Harga telur ayam ras segar naik 7,89% menjadi Rp32.150/kg. Gula pasir kualitas premium meningkat 7,11% menjadi Rp21.850/kg, sedangkan gula pasir lokal naik 6,25% menjadi Rp20.400/kg.

Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani justru mengalami penurunan harga. Daging ayam ras segar turun 0,36% menjadi Rp41.550/kg, sedangkan daging sapi kualitas I turun 3,08% menjadi Rp147.850/kg.

Namun, harga daging sapi kualitas II bergerak naik 1,46% menjadi Rp145.550/kg.

Pergerakan harga berbeda juga terjadi pada minyak goreng. Harga minyak goreng curah turun 1,72% menjadi Rp20.050/kg. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 7,65% menjadi Rp26.200/kg dan minyak goreng kemasan bermerek 2 meningkat 2,76% menjadi Rp24.200/kg.

Data PIHPS BI tersebut merupakan rata-rata harga pangan nasional di pasar tradisional dari seluruh provinsi di Indonesia. Harga aktual di setiap daerah dapat berbeda dari rata-rata nasional.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com