- PT Bank Rakyat Indonesia meluncurkan program pembiayaan Kredit Investasi Solusi BRI untuk memperluas skala usaha dan kepemilikan aset produktif bernilai tinggi.
- Nasabah dapat membeli berbagai aset komersial bermasalah yang memenuhi kualifikasi melalui skema pembelian damai atau lelang resmi negara hingga 31 Desember 2026.
- Program ini memberikan keunggulan berupa relaksasi dana sendiri minimal sepuluh persen serta bebas biaya administrasi dan provisi bagi debitur yang memenuhi syarat.
Suara.com - Mengembangkan skala usaha dan memperluas jaringan operasional kini memerlukan langkah strategis dalam penguasaan aset-aset produktif bernilai ekonomis tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menghadirkan program pembiayaan khusus bertajuk KI Solusi BRI 2026.
Program ini dirancang untuk memfasilitasi para pelaku usaha dan calon debitur dalam memiliki aset produktif milik debitur bermasalah atau aset ekstrakomptabel yang memenuhi kualifikasi bank.
Melalui fasilitas Kredit Investasi (KI) Solusi BRI, nasabah dapat membidik berbagai pilihan objek aset komersial dan tetap produktif yang sangat menunjang ekspansi bisnis:
- Properti Komersial: Ruko, rukan, gudang, dan gedung perkantoran.
- Aset Tetap & Operasional: Tempat kos, hotel, lahan produktif (sawah dan perkebunan sawit), alat berat, hingga kendaraan komersial seperti truk, bus, dan kapal.
Keunggulan utama yang ditawarkan melalui Program KI Solusi BRI meliputi relaksasi Sharing Dana Sendiri (SDS) minimal 10% tanpa agunan tambahan untuk skema pembelian damai (bawah tangan) atau sesuai uang jaminan lelang KPKNL. Istimewanya lagi, program ini memberikan fasilitas Bebas Biaya Administrasi dan Provisi bagi debitur yang memenuhi syarat.
Calon debitur dapat memilih dua mekanisme pembelian yang fleksibel, yaitu melalui skema damai (pencarian aset via infolelang.bri.co.id atau lelang.go.id dilanjutkan negosiasi bersama BRI dan penjual) atau melalui skema lelang resmi negara.
Program ini berlaku bagi calon debitur dengan rekam jejak keuangan yang sehat (lolos SLIK OJK dan tidak masuk daftar hitam) hingga batas akhir penutupan program pada 31 Desember 2026.
Melalui program KI Solusi, BRI tidak hanya berperan sebagai penyedia likuiditas, tetapi juga bertindak sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan kembali fungsi aset-aset produktif yang mangkrak menjadi motor penggerak penciptaan lapangan kerja dan nilai tambah bisnis.