Aksi Jual Masih Marak, IHSG Bertahan di Level 4.900 pada Sesi I

Senin, 19 Oktober 2026 | 12:57 WIB
Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Indeks Harga Saham Gabungan merosot 261,84 poin ke level 4.923 pada Senin, 19 Oktober 2026.
  • Pelemahan dipicu kekhawatiran investor terhadap rencana perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh pihak MSCI.
  • Bursa Efek Indonesia menurunkan batas auto rejection menjadi 7 persen akibat kondisi pasar berfluktuasi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah hingga akhir perdagangan seis pertama, Senin, 19 Oktober 2026. Indeks merosot 261,84 poin atau 5,05 persen ke level 4.923.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, pelemahan IHSG berlanjut untuk hari ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya tekanan jual dan kekhawatiran investor terhadap rencana perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Sentimen tersebut membuat investor cenderung menghindari aset berisiko di tengah ketidakpastian mengenai status pasar modal Indonesia.

Tekanan terhadap pasar saham juga terjadi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penurunan batas auto rejection menjadi 7 persen dari sebelumnya 15 persen. Kebijakan tersebut berlaku mulai Senin hingga akhir tahun untuk membantu investor dalam mengambil keputusan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.

Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta,. [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebelumnya, pada Jumat (16/10/2026), regulator juga menjatuhkan sanksi denda administratif dengan nilai total Rp2,1 triliun kepada sejumlah pihak terkait praktik perdagangan terkoordinasi dan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) tiga perusahaan.

Data Perdagangan IHSG Sesi I:

  • IHSG: 4.923, turun 261,841 poin atau -5,05 persen
  • Pembukaan: 4.962
  • Tertinggi: 4.975
  • Terendah: 4.907
  • Nilai transaksi: Rp9,99 triliun
  • Volume transaksi: 15,75 miliar saham
  • Frekuensi transaksi: 843.471 kali

Top Value

  • BMRI: Rp3.300 (turun 2,65 persen)
  • BBCA: Rp4.820 (turun 6,86 persen)
  • BBRI: Rp2.460 (turun 6,82 persen)

Top Volume

  • GOTO: Rp24 (turun 4,00 persen)
  • DSSA: Rp665 (turun 6,99 persen)
  • BTEK: Rp8 (turun 33,33 persen)

Top Losers LQ45

  • MDKA: Rp2.260 (turun 7,00 persen)
  • AMMN: Rp3.480 (turun 6,95 persen)
  • MBMA: Rp348 (turun 6,95 persen)

Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)

  • MDKA: Rp2.260 (turun 7,00 persen)
  • MBMA: Rp348 (turun 6,95 persen)
  • RAJA: Rp456 (turun 6,94 persen)

Sektor dengan Pelemahan Terbesar

  • IDX Basic: turun 6,35 persen
  • IDX Infrastructure: turun 5,50 persen
  • IDX Energy: turun 5,48 persen

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com