Penguatan Distribusi Energi di Berbagai Wilayah Indonesia
Selain pemulihan layanan di Bali, Pertamina juga terus memperkuat distribusi BBM di berbagai wilayah Indonesia dengan menyesuaikan pola pengangkutan terhadap kondisi geografis dan tantangan logistik di lapangan.
Di sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera, pendangkalan sungai akibat kondisi cuaca memengaruhi akses kapal pengangkut BBM berukuran besar. Untuk menjaga kelancaran penyaluran, Pertamina melakukan penyesuaian pola distribusi, termasuk optimalisasi jalur darat sebagai alternatif pengangkutan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa secara nasional ketahanan stok BBM tetap terjaga. Cadangan Pertalite berada pada kisaran 16–18 hari, sementara jenis BBM lainnya berada di atas 20 hari.
"Secara cadangan nasional tidak ada yang perlu kita khawatirkan. Sekarang distribusinya yang kita perlancar," ujar Bahlil.
Penguatan distribusi tersebut menjadi bagian dari langkah Pertamina dalam memastikan ketersediaan dan akses energi bagi masyarakat di berbagai wilayah, sekaligus menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi nasional.
Simon turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali, Forkopimda, Kodam Udayana, Polda Bali, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pemulihan, termasuk dalam pengaturan pelayanan SPBU, penguraian antrean, dan dukungan operasional distribusi BBM.
Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami masyarakat selama proses pemulihan layanan.
"Terima kasih atas dukungan dan pengertian seluruh masyarakat Bali. Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan energi kepada masyarakat semakin baik," ujar Simon.
Pertamina terus memantau perkembangan kebutuhan energi di berbagai wilayah, mengoptimalkan infrastruktur dan armada distribusi, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan energi nasional.***