AAJI Catat 29 Perusahaan Layani Masyarakat dengan Nilai Pertanggungan Rp16,3 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:44 WIB
Gempa NTT. (ANTARA)
BACA 10 DETIK
  • Sebanyak 29 perusahaan asuransi jiwa mencatatkan total nilai pertanggungan sebesar Rp16,3 triliun untuk melayani masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
  • Industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim bencana gempa sebesar Rp152,2 juta dan menyerahkan 60 polis asuransi mikro di wilayah tersebut.
  • AAJI bersama 19 perusahaan anggota menyalurkan donasi sebesar Rp315 juta melalui Program Industry Social Responsibility pada Selasa (20/10/2026) di Jakarta.

Suara.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat banyak perusahaan asuransi jiwa berkontribusi untuk melayani korban bencana jiwa di NTT.

Kepala Departemen Marketing AAJI, Karin Zulkarnaen mengatakan, berdasarkan profil bisnis industri asuransi jiwa di NTT, saat ini terdapat 29 perusahaan asuransi jiwa yang hadir melayani masyarakat, dengan total nilai pertanggungan (sum at risk) sebesar Rp16,3 triliun.

"Nilai tersebut terdiri dari lini bisnis life Rp11,8 triliun dan health Rp4,5 triliun," katanya di Gedung Grha AAJI di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Kata dia, untuk bencana gempa di NTT, klaim yang telah dibayarkan tercatat sebesar Rp152,2 juta. Nilai pertanggungan tersebut jauh melampaui klaim yang timbul, menunjukkan kapasitas industri yang kuat dan siap menghadapi bencana.

"Angka tersebut menunjukkan peran industri asuransi jiwa dalam memenuhi kewajiban perlindungan kepada nasabah sesuai ketentuan polis," katanya.

AAJI juga menyerahkan 60 polis asuransi mikro kepada tenaga kesehatan, guru, dan relawan di NTT.

AAJI mencatat banyak perusahaan asuransi jiwa berkontribusi untuk korban bencana jiwa di NTT, Senin (19/10/2026). [Suara.com/Rina]

Polis tersebut terdiri dari 30 polis dari PT AXA Mandiri Financial Services dengan perlindungan risiko meninggal dunia, serta 30 polis dari PT Asuransi BRI Life dengan perlindungan kecelakaan, kesehatan, dan meninggal dunia.

“Klaim yang dibayarkan adalah kewajiban yang kami tepati. Donasi dan polis hari ini adalah kepedulian di luar kewajiban, sekaligus langkah awal memperluas perlindungan asuransi jiwa di NTT,” bebernya.

Sementara itu, AAJI bersama 19 perusahaan anggota memperkuat solidaritas industri melalui Program Industry Social Responsibility (ISR) “Kebaikan Berkelanjutan” Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kolaborasi bersama Yayasan Benih Baik, inisiatif ini diwujudkan dengan donasi sebesar Rp315 juta untuk mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi. Donasi diserahkan secara simbolis dalam acara Media Briefing & Simbolis Penyerahan Donasi di Grha AAJI.

Dalam hal ini, Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo, menjelaskan risiko merupakan bagian dari kehidupan yang dapat terjadi di luar prediksi, termasuk bencana alam.

Gempa bumi di NTT menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

"Melalui Program ISR ‘Kebaikan Berkelanjutan’ NTT, AAJI bersama perusahaan anggota mendukung pemulihan masyarakat terdampak," bebernya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com