Tekanan Jual Reda, IHSG Mulai Menghijau ke Level 5.000 Lagi Pagi Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:16 WIB
Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakart. [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Indeks Harga Saham Gabungan sempat melemah ke level 4.980 sebelum berbalik menguat ke 5.058 pada perdagangan Selasa.
  • Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak melemah terbatas dalam rentang support 4.800 dan resistance 5.075.
  • Sebelumnya pada Senin, IHSG ditutup merosot 188,50 poin atau 3,64 persen ke level 4.996.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menghijau pada awal perdagangan, Selasa, 20 Oktober 2026. Meskipun, saat dibuka IHSG melemah ke level 4.980.

Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.07 WIB, IHSG justru berbalik menguat 1,25 persen ke levl 5.058.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 8,39 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp4,13 triliun serta frekuensi sebesar 227.850 kali.

Di waktu itu, terdapat 350 saham menghijau, sedangkan, 322 saham merosot. Sisanya, 291 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • TRUK
  • PNSE
  • CSIS
  • BSWD
  • RAAM

Top Loser

  • MGLV
  • LUCY
  • PACK
  • IDEA
  • RELF

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksi bergerak melemah terbatas pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar perlu mencermati pergerakan indeks setelah IHSG mengalami koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang support dan resistance di level 4.800 hingga 5.075.

Proyeksi tersebut muncul setelah IHSG ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks terkoreksi 188,50 poin atau 3,64 persen ke level 4.996.

Pelemahan juga terjadi di sektor basic materials atau barang baku yang mencatat penurunan terdalam, yakni sebesar 4,57 persen.

Dengan posisi IHSG yang telah terkoreksi ke bawah level 5.000, pergerakan indeks pada perdagangan hari ini menjadi perhatian investor untuk melihat arah pasar selanjutnya.

Di tengah proyeksi pelemahan terbatas, Pilarmas Morning Research memasukkan tiga saham ke dalam daftar stockwatch, yaitu PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com