- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 0,94 persen ke level 5.328 pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
- Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen serta menurunkan Giro Wajib Minimum untuk dorong likuiditas.
- Phintraco Sekuritas menyatakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance di level 5.400 hingga 5.490.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menghijau pada perdagangan, Rabu, 21 Oktober 2026. Indeks ditutup naik 49,47 poin atau 0,94 persen ke level 5.328.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG bergerak dari level pembukaan 5.311 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.329. Sementara itu, level terendah intraday tercatat di 5.186.
Penguatan IHSG terjadi setelah indeks berbalik arah dari tekanan pada awal perdagangan. Secara teknikal, peluang berlanjutnya penguatan mulai terbuka seiring munculnya sejumlah sinyal perbaikan indikator.
Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpotensi melanjutkan rebound untuk menguji area resistance di level 5.400 hingga 5.490. Potensi tersebut didukung indikator Stochastic RSI yang membentuk golden cross serta MACD yang menunjukkan penyempitan histogram negatif.
Dari sisi makroekonomi, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5,00 persen serta menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk mendorong likuiditas perbankan.
Data Perdagangan IHSG
- Penutupan IHSG: 5.328 naik 49,47 poin atau 0,94 persen
- Pembukaan: 5.311
- Tertinggi: 5.329
- Terendah: 5.186
- Nilai transaksi: Rp17,54 triliun
- Volume transaksi: 31,80 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 1.782.108 kali
Saham Top Value
- BBCA: Rp5.275, naik 75 poin atau 1,44 persen.
- BBRI: Rp2.810, naik 20 poin atau 0,72 persen.
- BMRI: Rp3.700, naik 10 poin atau 0,27 persen.
Saham Top Volume
- BUMI: Rp135, tidak berubah atau 0,00 persen.
- GOTO: Rp26, tidak berubah atau 0,00 persen.
- DMAS: Rp208, naik 30 poin atau 16,85 persen.
Saham Top Gainers LQ45
- AKRA: Rp1.295, naik 85 poin atau 7,02 persen.
- ICBP: Rp6.075, naik 300 poin atau 5,19 persen.
- BBTN: Rp940, naik 40 poin atau 4,44 persen.
Saham Top Losers LQ45
- WIFI: Rp1.140, turun 85 poin atau 6,94 persen.
- MAPI: Rp1.255, turun 70 poin atau 5,28 persen.
- EXCL: Rp1.760, turun 30 poin atau 1,68 persen.
Saham Top Gainers Jakarta Islamic Index (JII)
- ICBP: Rp6.075, naik 300 poin atau 5,19 persen.
- TPIA: Rp1.340, naik 65 poin atau 5,10 persen.
- CPIN: Rp2.740, naik 100 poin atau 3,79 persen.
Saham Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)
- WIFI: Rp1.140, turun 85 poin atau 6,94 persen.
- RATU: Rp2.490, turun 180 poin atau 6,74 persen.
- ENRG: Rp810, turun 55 poin atau 6,36 persen.
Sektor Saham yang menguat
- Healthcare: naik 3,35 persen.
- Properties: naik 1,77 persen.
- Infrastructures: naik 1,47 persen.
Sektor Saham yang melemah
- Technology: turun 1,12 persen.
- Industrials: turun 0,59 persen.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.