- Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan pada 23 Oktober 2026.
- Astera Primanto Bhakti resmi menggantikan pejabat sebelumnya, Robert Marbun, dalam pelantikan yang berlangsung di Jakarta Pusat.
- Selain Astera, Menteri Keuangan juga melantik sejumlah pejabat tinggi madya lain di lingkungan Kementerian Keuangan.
Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi melantik Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Sekjen Kemenkeu).
Pria yang akrab disapa Prima itu menggantikan posisi Robert Marbun, Sekjen Kemenkeu yang dilantik eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada 27 Maret 2026 lalu.
Pelantikan Prima dilakukan oleh Menkeu Suahasil di Gedung Djuanda 1, Kementerian Keuangan pada Jumat (23/10/2026).
"Dengan memanjatkan puji syukur ke pada tuhan yang maha esa, saya Menteri Keuangan melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata Suahasil dalam Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kemenkeu di Jakarta Pusat pada Jumat (23/10/2026).
Adapun selain Prima, Suahasil juga melantik Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Pembendaharan, Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
Lalu ada Neilmaldrin Noor dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak dan Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.
Profil Astera Primanto Bhakti, Sekjen Baru Kemenkeu
Diketahui, Prima merupakan pejabat karier di lingkungan Kementerian Keuangan yang memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis, mulai dari bidang perpajakan hingga pengelolaan keuangan negara.
Sebelum dilantik menjadi Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Prima menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan. Ia pertama kali menduduki jabatan tersebut pada 1 November 2022 dan kembali dikukuhkan pada 23 Mei 2025.
Mengutip situs Kemenkeu, Prima Primanto Bhakti lahir di Jakarta pada 20 Januari 1968. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen di Universitas Jenderal Soedirman pada 1990.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Master of Taxation dari University of Denver pada 1997.
Prima memulai kariernya di Kementerian Keuangan pada 1992 sebagai Penata Muda.
Karier Prima di Kementerian Keuangan banyak diwarnai penugasan di bidang perpajakan dan kebijakan fiskal.
Pada 2004, ia menjabat Kepala Bidang Administrasi dan Kerja Sama Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan.
Pada 2007, Prima menjabat Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan Badan. Selanjutnya, pada 2009, ia menjadi Kepala Subdirektorat Perjanjian dan Kerja Sama Perpajakan Internasional.
Pada 2012, Prima mendapat penugasan sebagai Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara di Badan Kebijakan Fiskal. Ia kemudian dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara pada 6 Februari 2015.
Seiring perubahan nomenklatur jabatan di Kementerian Keuangan, Prima dilantik sebagai Staf Ahli Kebijakan Penerimaan Negara pada 3 September 2015.
Pada 23 Januari 2017, ia dipercaya menjabat Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Selanjutnya, pada 26 Juni 2018, Prima dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
Pada 1 November 2022, Prima beralih menjadi Direktur Jenderal Perbendaharaan hingga kemudian dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan pada 23 Oktober 2026.