- PT KAI menargetkan rangkaian KRL kedelapan produksi INKA mulai beroperasi di Jabodetabek pada 1 Desember 2026.
- Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan pengoperasian KRL bertujuan mendukung mobilitas harian satu juta penumpang.
- Rangkaian kereta buatan INKA tersebut telah menjalani berbagai tahapan pengujian teknis menyeluruh demi keselamatan operasional.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA rangkaian KRL kedelapan mulai beroperasi melayani masyarakat Jabodetabek pada 1 Desember 2026.
Pengoperasian rangkaian KRL tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan transportasi masyarakat, mengingat jumlah penumpang yang mencapai hampir 1 juta pelanggan setiap hari.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek telah melayani 303.792.024 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 999.316 pelanggan per hari.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan, rangkaian kedelapan tersebut telah melalui sejumlah tahapan pengujian. INKA juga melakukan berbagai penyempurnaan teknis, mulai dari sistem pintu, coil spring, air spring, hingga desain bogie untuk meningkatkan keandalan kereta.
"Kami melihat banyak kemajuan dari hasil pengujian sebelumnya. Sistem pintu telah menjalani pengujian sebanyak 500 kali per pintu dengan hasil baik. Komponen coil spring juga telah diperiksa seluruhnya untuk memastikan kualitas dan keselamatan," ujar Bobby seperti dikutip, Minggu (8/11/2026).
Menurut Bobby, rangkaian tersebut dijadwalkan menjalani pengujian akhir pada 11 November 2026. Setelah seluruh tahapan pemeriksaan dan evaluasi selesai, KRL tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Desember 2026.
Pemeriksaan menyeluruh terus dilakukan untuk memastikan sarana memenuhi persyaratan keselamatan dan kesiapan operasional sebelum digunakan pelanggan Commuter Line.
"Kehadiran KRL produksi INKA juga memberikan manfaat bagi industri nasional, membuka lapangan kerja, dan menjadi kebanggaan bagi anak bangsa," tutur Bobby.
KAI bersama KAI Commuter dan INKA terus berkoordinasi untuk menyelesaikan tahapan pengujian dan evaluasi rangkaian kedelapan, sekaligus mempersiapkan rangkaian berikutnya.
Melalui penyiapan sarana secara bertahap, KAI berharap layanan Commuter Line dapat semakin nyaman, selamat, dan sesuai dengan kebutuhan perjalanan masyarakat Jabodetabek.