Hari ini, Sabtu (30/7/2022) salah satu tugu paling ikonik di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat bakal dirobohkan. Tugu yang kabarnya sudah berdiri hampir 40 tahun itu bakal rata dengan tanah.
Pembongkaran tugu botol kecap dikutip dari berbagai sumber sudah berlangsung sejak Kamis 28 Juli 2022. Momen pembongkaran tugu ikonik ini pun menjadi viral di media sosial.
Menurut salah satu warga, tugu botol kecap itu dibangun sejak 1983. Warga sekitar mengungkap bahwa tugu botol kecap memiliki kenangan tersendiri untuk mereka.
Berdirinya tugu botol kecap itu sendiri menurut warga bahkan membawa dampak cukup besar di lingkungan sekitar, seperti ada gang di wilayah tersebut yang berganti nama menjadi gang botol kecap, padahal nama awal gang itu ialah gang Masjid.
"Dibangunnya pada tahun 1983, jadi hampir 40 tahun berdiri di sini. Setelah dibongkar, jadi tidak ada lagi ikon botol kecap, tapi kan itu kebijakan perusahaannya," kata salah satu warga mengutip dari Detik.
Menurut informasi, pembongkaran tugu botol kecap itu disebabkan pihak perusahaan kecap tidak memperpanjang sewa lahan tugu itu berdiri.
Punya Kembaran di Amerika Serikat
Tugu botol kecap di kawasan Puncak, Cianjur ternyata memiliki kembaran di Amerika Serikat, tepatnya di Selatan Illinois. Botol kecap yang ada di Amerika Serikat itu, dibangun terlebih dahulu yakni pada 1949.
Pemilik dari tugu botol kecap di Amerika Serikat sendiri bernama Bethel-Eckert Enterprises. Saat itu Bethel tengah merintis karier sebagai pengusaha kecap.
Seperti dikutip dari Liputan6.com, tugu botol kecap di Amerika Serikat berwarna merah putih. Tugu ini sempat ditawar dengan harga selangit yakni 500 ribu dollar Amerikat Serikat.
Namun si pemilik kabarnya ogah menjual karena ia menganggap nilai historis dari botol kecap itu lebih mahal dibanding harga yang ditawarkan.
Yang menarik dari botol kecap di Amerikat Serikat, tugu ini juga bisa difungsikan sebagai gudang. Pemiliknya pernah menggunakannya sebagai gudang untuk bisnis distribusi makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tipu Korban Rp2 Miliar Pakai Cek Kosong, Berkas Rio Delgado Hassan Resmi Dilimpahkan ke Kejati Jabar
-
Pesan Kuat di Balik Film 'David': Mengalahkan 'Raksasa' dalam Hidup Kita Sehari-hari
-
Instruksi Wali Kota Pekanbaru: LPS Kelurahan Diminta Angkut Sampah Setiap Hari
-
Gaji Pokok Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Terjaring OTT KPK
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian