- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin pelaksanaan Salat Iduladha 1446 H di Balai Kota pada Rabu, 28 Mei 2026.
- Gubernur Pramono Anung absen dalam kegiatan tersebut karena sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci sejak beberapa waktu lalu.
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengagendakan penyembelihan 68 ribu hewan kurban yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari.
Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1446 H di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/5/2026).
Ia menggantikan peran Gubernur Pramono Anung yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Rano tampak khusyuk menjalankan salat Id bersama jemaah lain yang memadati halaman Balai Kota sejak pagi tadi.
Sejumlah pejabat teras DKI Jakarta turut hadir dalam barisan saf terdepan, termasuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto yang berdiri tepat di samping Rano Karno.
Gubernur Pramono Anung tidak terlihat di lokasi karena masih menjalankan serangkaian kewajiban ibadah haji.
"Beliau sudah mulai wukuf di Arafah," kata Rano pada Selasa (26/5/2026) kemarin.
Salat Id yang berlangsung di jantung pemerintahan ibu kota itu mengusung tema "Ikhlas Berkurban, Total Dalam Pengabdian", sebuah pesan yang dinilai relevan bagi para aparatur negara di lingkungan Pemprov DKI.
KH Muhammad Ali selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) DKI Jakarta didapuk sebagai imam dalam pelaksanaan salat tersebut.
Sementara amanat khotbah Iduladha disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukran Ma'mun, yang akrab disapa Gus Faiz.
Baca Juga: 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
Usai salat, Rano dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban di ibu kota. Sebagaimana disampaikan sebelumnya, ada sekitar 68 ribu hewan kurban yang akan disembelih di seluruh wilayah Jakarta dalam tiga hari pelaksanaan Iduladha 1447.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi