Irjen Pol Ferdy Sambo pada hari ini Kamis (4/8/2022) memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk diperiksa terkait kasus penembakan Brigadir J di rumah dinasnya.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia yang kemudian dicopot karena kasus penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo ternyata sempat menjadi bawahan Krishna Murti, polisi yang viral karena menembak teroris di bom Sarinah.
Krishna Murti saat itu menjabat Direskrimum, sementara Sambo Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Metro Jaya dengan pangkat AKBP.
Keduanya pun kerap muncul di media. Baru-baru ini muncul video saat Krishna Murti tengah melakukan wawancara dengan awak media di kasus Jessica Wongso, dengan Sambo berada di belakangnya.
Video itu pun jadi viral dan diunggah oleh akun Tiktok @djefrihutapea.
Dalam kolom komentar video itu, banyak netizen yang kemudian mempertanyakan soal jabatan dan bintang yang didapat Sambo karena melewati atasannya saat itu, Krishna Murti.
Sambo sendiri memamg melewati Krishna Murti. Saat ini, Krishna Murti masih berpangkat Brigjen atau bintang satu.
"6 taun lalu masi muda bgt kini sudah tua bgtttt," tulis salah satu netizen.
"Nasib dan Takdir orang itu berbeda dan terpenting kita urus diri sendiri agar bisa berguna bagi orang lain,"
Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Minta Semua Pihak Tak Berasumsi soal Peristiwa di Rumahnya
Sejumlah netizen pun mengaku lebih senang melihat sepak terjang Krishna Murti yang dianggap mereka sebagai polisi jujur dan tegas.
Ferdy Sambo Sambo seperti dikutip dari Antara datang dengan seragam dinas polisi serta mendapat pengawalan ketat dari para ajudan dan beberapa polisi lain. Ia telah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia.
Saat ditanya oleh awak media, Sambo bilang bahwa dia telah empat kali diperiksa terkait kasus baku-tembak di rumahnya, yang menewaskan satu ajudannya itu.
"Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,"
Berita Terkait
-
Irjen Ferdy Sambo Minta Semua Pihak Tak Berasumsi soal Peristiwa di Rumahnya
-
Irjen Ferdy Sambo Penuhi Panggilan Bareskrim Polri: Saya Berbelasungkawa Meninggalnya Brigadir Yosua
-
Hadir Pemeriksaan Keempat soal Kasus Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Berseragam Lengkap
-
Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf Dan Ucapkan Belasungkawa Kematian Brigadir J
-
Ucapkan Belasungkawa Atas Tewasnya Brigadir J, Ferdy Sambo: Semoga Keluarga Diberikan Kekuatan
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR
-
Bikin Nafsu Makan Meningkat, Menu Variatif Makan Bergizi Gratis Jadi Primadona Santri Karanganyar
-
Kisah UD Syafina: Berdayakan Warga Lokal dan Peternak Berkat Program Makan Bergizi Gratis
-
Sabar Menanti 20 Tahun, Mimpi Warga Boyolali Punya Jembatan Permanen Akhirnya Terwujud
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Dibeli Rp 280 Juta, Nenek Ini Ditangkap Hendak Selundupkan 2 Kg di Bandara Silangit
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC