/
Kamis, 22 September 2022 | 16:59 WIB
Bobotoh

Jelang big match liga 1 2022-23 antara Persib vs Persija pada Minggu 2 Oktober 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pihak kepolisian Polda Jabar mengambil sejumlah langkah antisipatif demi menghindari situasi tak kondusif selama laga berlangsung. 

Seperti diketahui pertemuan dua klub terbaik di Liga Indonesia ini akan selalu hadirkan gesekan antara suporter masing-masing klub. 

Perseteruan antara bobotoh, basis pendukung Persib dengan Jakmania, kelompok pendukung Persija kerap muncul saat laga kedua tim berlangsung. 

Polda Jabar seperti dikutip dari Suara.com mengambil langkah penyaringan sangat ketat agar Jakmania tidak datang ke Stadion GBLA

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo penyaringan tersebut sebagai tindak lanjut dilarangnya suporter Persija hadir pada laga Persib vs Persija di GBLA.

"Misalnya mereka kan akan menggunakan verifikasi dengan KTP, pada saat membeli KTP Jakarta tidak akan bisa beli," kata Ibrahim. 

"Sudah ada kesepakatan dengan panitianya, itu (pendukung Persija) tidak akan diperbolehkan untuk menonton di Stadion, otomatis nanti mereka tidak akan bisa membeli tiket, saat verifikasi," ucapnya.

Sayangnya langkah Polda Jabar dengan menerapkan langkah penyaringan ketat dengan melarang mereka yang memiliki KTP Jakarta untuk bisa beli tiket Persib vs Persija justru datangkan kritik. 

Sejumlah netizen di laman media sosial menyayangkan langkah Polda Jabar tersebut. Netizen menyebut bahwa sepak bola harusnya bisa dinikmati semua orang. 

Baca Juga: Persib vs Persija: Mengapa Bobotoh Dibatasi Masuk GBLA? Kehadiran The Jakmania Jadi Bahasan Polisi dan Panpel

"Sepakbola harus di nikmati oleh semua orang, bukan bgono bos," tulis salah satu netizen di Twitter. 

Selain itu, sejumlah bobotoh juga mengaku bahwa mereka tidak hanya berasal dari Jawa Barat tapi ada juga yang berasal dari Jakarta. 

"Kasian amat @Vikingjakarta @jakartatroops @021CSL dan kawan2 bobotoh jakarta lain ga diakuin ama @persib," tulis netizen lainnya. 

"Abdi ktp jakarta,asli garut ngan tos lami nyaba di jakarta .kumaha atuh teu tiasa otw GBLA atuh,"  sambung akun lainnya. 

"Terus bobotoh yang berktp jakarta belinya make ktp orang? Terus the jak bisa beli pake ktp non jakarta? The jak yg gak tinggal di jakarta juga banyak," 

Load More