/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 15:07 WIB
Dedi Mulyadi | Facebook DediMulyadi1971

Mantan bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi punya cerita lain soal Bobotoh, kelompok suporter Persib dan Jakmania, basis pendukung Persija. Cerita itu didapat Dedi Mulyadi saat berada di Purwakarta. 

Kisah itu ditemui Dedi Mulyadi dari seorang penjual sate Marangi di lapangan sepakbola di kawasan Purwakarta. Kang Dedi kemudian bertanya tentang keseharian pria itu. 

Dalam video yang dibagikan Kanal Youtube Lembur Pakuan, Kang Dei bertanya apakah si penjual sate itu suka sepak bola?  "Suka bola," jawab pria itu dikutip dari Blitz

Si penjual sate itu mengaku selalu menonton Persib Bandung. Dia juga bercerita bahwa menantunya adalah pendukung Persija alias Jakmania. 

"Menantu penggemar Persija. Cucu juga suka Persija. Kalau nonton rame," cerita si laki-laki itu. 

Kang Dedi pun dibuat kagum dengan cerita si laki-laki tersebut. "Ini paling hebat, mertua Bobotoh, menantu Jak Mania," kata Kang Dedi. 

Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-11 BRI Liga 1. Laga akan digelar di Stadion GBLA Bandung pada Minggu 2 Oktober 2022. 

Saat ini Persib Bandung menempati posisi ke-8 dengan 16 poin. Sementara lawannya menempati posisi kelima dengan 21 poin. 

Pertemuan Persib lawan Persija menjadi pertarungan taktik antara Luis Milla vs Thomas Doll, dua pelatih berstandar Eropa di Liga Indonesia.

Baca Juga: Saat Kang Dedi Mulyadi Temui Kisah Nyata, Mertua Bobotoh Persib Bandung, Menantu Jak Mania, Adem

Perang taktik keduanya tentu saja menjadi hal menarik untuk ditunggu pada laga Persib vs Persija. Keduanya sama-sama 'anak baru' di Liga Indonesia, meski Milla punya keunggulan sedikit karena pernah melatih Timnas Indonesia. 

Pengalaman melatih timnas Indonesia tentu saja kelebihan tersendiri untuk Milla bisa mengetahui karakter dan kemampuan para pemain di Indonesia. 

Namun, Thomas Doll yang lebih dahulu masuk ke kompetisi Liga Indonesia punya kelebihan 7 pertandingan lebih banyak dibanding Milla. 

Sudah melakoni 10 pekan bersama Persija, pelatih asal Jerman itu tentu memiliki bekal untuk merasakan atmosfer kompetisi di Liga 1 2022-23. 

Load More