Setidaknya dari informasi sementara ada 59 orang tewas dan 150 orang lainnya alami luka-luka setelah terinjak-injak selama perayaan Halloween di Itaewon, Sabtu 29 Oktober 2022 waktu setempat.
Data jumlah korban tewas berjumlah 59 orang tersebut masih data sementara yang baru diunggah satu jam yang lalu.
Mengutip dari SkySports, tim medis dan petugas pemadam kebakaran saat ini masih bekerja ekstra keras untuk menyelamatkan korban yang terluka pada peristiwa tragis ini.
"Setidaknya 59 orang tewas dan 150 orang lainnya alami luka-luka akibat terinjak-injak di Korsel menurut pejabat setempat," tulis laporan Sky Sports.
Para korban berada di kerumunan massa yang tidak terkontrol dan saling mendorong di jalanan sempat selama perayaan Halloween yang berlangsung di dekat Hotel Hamilton, kawasan Itaewon.
Choi Cheon-sik, pejabat dari badan pemadam kebakaran nasional Korsel bahwa pihaknya telah menurunkan 400 orang petugas dari seluruh negeri untuk mengevakuasi para korban.
Sementara itu, walikota Seoul, Oh Se-hoon saat ini sedang berada di Eropa dalam kunjungan kerja dan dijadwalkang langsung kembali pulang.
Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol langsung memimpin rapat darurat dengan para menteri terkait tragedi ini. Suk Yeol dalam pernyataan singkatnya mengatakan para korban hidup harus segera mendapat perawatan dan pertolongan secepat mungkin.
Menurut laporan media lokal setempat, 100 ribu orang diperkirakan berada di kawasan Itaewon untuk merayakan Halloween secara bersama-sam.
Baca Juga: Horor Perayaan Halloween di Itaewon: 100 Orang Alami Henti Jantung
Kehadiran 100 ribu orang di kawasan Itaewon ini jadi yang terbesar pasca pelonggaran pembatasan Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir.
Berita Terkait
-
Horor Perayaan Halloween di Itaewon: 100 Orang Alami Henti Jantung
-
Jake ENHYPEN Bantah Rumor Dirinya Berkeliaran di Itaewon, Sikap BELIFT LAB Disorot
-
5 Drama Teranyar Son Hyun Joo yang Ultah ke-57, Ada Tracer dan Itaewon Class
-
Remake 'Itaewon Class', Ini Dia Para Pemain Drama Jepang 'Roppongi Class'
-
Jepang Akan Remake Drakor Itaewon Class, Siapa yang Jadi Park Saeroyi?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik