Video syur berdurasi 16 menit tengah viral di laman sosial media. Dalam video syur itu terlihat wanita berkebaya merah melakukan hubungan suami istri dengan seorang pria.
Kata Kebaya Merah pun jadi trending di laman Google ataupun sosial media dari Twitter hingga Tiktok. Ada dugaan bahwa video syur wanita kebaya merah itu berlokasi di salah satu hotel Bali namun hal tersebut dibantah Polda Bali.
Pihak Polda Bali seperti diungkap oleh Kepala Sub Direktorat (Subdit) V Tindak Pidana (Tipid) Siber Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko menyebut bahwa video tersebut telah diunggah ulang sampai ratusan kali.
Menurut Nanang, ada 400 kali repost video Kebaya Merah lewat pesan WhatsApp.
"Sudah agak susah itu untuk mencari penyebar pertama karena sudah banyak diteruskan. Sudah tangan ke 300 atau 400 orang. Itu yang agak susah," ucap AKBP Nanang mengutip dari Hops.id--jaringan Suara.com
Hal itu yang menurut Nanang membuat pihaknya cukup kesulitan melakukan penyelidikan terhadap penyebar pertama kali.
Video wanita kebaya merah yang viral itu menggambarkan perempuan yang gunakan kebaya merah memakai topeng. Sementara laki-laki di video itu hanya menggunakan handuk dan juga memakai topeng.
Pada video, awalnya wanita kebaya merah berperan bak seorang pelayan hotel yang membawa asbak kepada tamu hotel tersebut.
Selanjutnya si laki-laki yang gunakan handuk itu merayu si wanita kebaya merah untuk melakukan hubungan badan. Video yang viral itu bak skenario sebuah film.
Beredarnya video wanita kebaya merah ini pun membuat netizen berlomba-lomba untuk mencari link video tersebut.
Berita Terkait
-
Video Mesum Wanita Kebaya Merah Trending Topic, Diduga Film 16 menit itu Dibuat dengan Konsep Fantasi Seksual
-
Kebaya Merah Jadi Trending Tropic, Warganet Ramai-ramai Cari Link Video Syur Berdurasi Lengkap
-
Netizen Berburu Link Kebaya Merah Viral, Acara Musik Outdoor di Kota Bekasi Dilarang
-
Dari Baju Pramuka hingga Kebaya Merah, Geger Video Syur dari Tahun ke Tahun
-
Lagi, Viral Video Mesum Perempuan Kebaya Merah, Polda Bali Mulai Bergerak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing