Aiya Susanti lagu serial Upin Ipin jadi trending di Tiktok belakangan ini. Lagu ini rilis pada 27 Juni 2013 oleh kanal Youtube Les Copaque Production. Hingga saat ini video tersebut sudah ditonton sebanyak 17 juta kali.
Lagu Aiya Susanti ini dinyanyikan tokoh kartu Upin Ipin, Mei-mei dan Susanti pada episode Kenangan Mengusik Jiwa.
Banyak video Tiktok yang menggunakan Aiya Susanti sebagai backsound, seperti video viral dua anak SMA menirukan gaya Mei-mei dan Susanti di serial Upin Ipin.
Dikutip dari berbagai sumber, lagu ini ternyata menyimpan kisah sedih dibalik pembuatannya. Lagu ini sebenarnya ada di film garapan P Ramlee berjudul Ali Baba Bujang Lapok yang rilis pada 1961.
Lagu ini sebenarnya berjudul Aiya Cik Siti. Namun kemudian diadaptasi ke dalam serial Upin dan Ipin pada serial berjudul Kenangan Mengusik Jiwa.
Dalam adaptasi serial Upin dan Ipin ini memiliki lirik yang berbeda dibanding film garapan P Ramlee.
Film inii merupakan film melayu yang tayang di Singpuara pada 31 Januari 1961 dengan konsep hitam putih.
Film ini diadaptasi dari serial Ali Baba yang tinggal di Baghdad, Irak. Tokoh utama Ali Baba orang miskin sementara kakaknya, Kassim Baba orang kaya.
Si kakak selalu memandang rendah sang adik yang miskin tersbeut. Meski bekerja banting tulang, Ali tak pernah bisa menjadi kaya dan serba kekurangan.
Baca Juga: Kumpulan Lagu Tiktok Trending, Asyik Buat Video Jedag Jedug: Ada Aiya Susanti
Lirik Lagu Aiya Susanti Versi Upin Ipin
Aiya Susanti, perempuan banyak muda
Ana banyak susah, jalan tutup mata
Uang dan ringgit ana takda hairan
Ente tutup mata, ana tak tentu jalan
Marilah Mei Mei, oi mari sayang
Ikutlah ana, Mei Mei jangan bimbang
Marilah jalan, ente cepatlah cepat
Awas hei longkang, oi kaki melompat
Mei Mei jaga depan ada longkang (mana)
Lompat (Aiya)
Lompat (Aiya)
Lompat Mei,
Lompat (Haiya)
Lirik Lagu Aiya Cak Siti:
Ana banyak susah jalan tutup mata
Wang dan ringgit ana dah tak heran
Ente tutup mata ana tak tentu jalan
Berita Terkait
-
Kumpulan Lagu Tiktok Trending, Asyik Buat Video Jedag Jedug: Ada Aiya Susanti
-
Ingin Jadi Pegawai LPSK seperti Mbak D yang Viral, Berikut Syaratnya, Tyna Ratu Minat Gabung?
-
Pengakuan Mbak LPSK, Pengawal Bharada E yang Viral: Kalau Icad Lecet, Saya Diomelin Ibu-ibu Online
-
Viral Pengendara Yamaha N-Max Tabrak Alfamart hingga Porak Poranda, Netizen: Karena Ngantuk atau Mabuk?
-
Siapa Nesya Viral? Beredar Link Video di Facebook, Twitter dan Tiktok, Benarkah Berisi Adegan Syur?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas