Sosok mbak LPSK yang mengawal Richard Eliezer alias Bharada E selama proses persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jaksel jadi sorotan.
Siapa mbak LPSK itu akhirnya terkuak setelah ia menjadi bintang tamu Youtube Sahabat Saksi Korban. Pegawai LPSK yang setia dampingi Bharada E ternyata bukan Tyna Ratu, melainkan wanita berambut bondol dengan insial D.
"Saya mbak-mbak LPSK," ucap wanita berambut bondol yang menggunakan masker hitam tersebut.
Di Youtube tersebut, D mengungkap pengalamannya sebagai pegawai LPSK. Selain itu ia juga sempat bercerita mengapa kerap memegang Bharada E selama mendampingi untuk masuk ke ruang sidang PN Jaksel.
Sebenarnya bukan sengaja yah tapi nanti kalau Icadnya yang lecet, saya juga dimarahin oleh ibu-ibu online," jawab Mbak D.
Di kanal Youtube itu, mbak D juga sempat menjelaskan sedikit soal kepribadian Icad selama dikawal olehnya.
Nah bagi kamu yang ingin mengikuti jejak mbak D untuk jadi pegawai LPSK, berikut sejumlah syaratnya:
a. Warga Negara Indonesia
b. Sehat jasmani dan rohani
c. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang ancaman pidanyan paling singkat lima tahun
d. Berusia rendah 40 tahun dan paling tinggi 65 tahun pada saat proses pemilihan
e. Berpendidikan paling rendah S1 (strata satu)
f. Berpengalaman di bidang hukum dan hak asasi manusia (HAM) paling singkat 10 tahun.
g. Memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela, dan
h. Memiliki nomor poko wajib pajak
Selain itu, calon anggota LPSK harus lampirkan beberapa surat keterangan pribadi. Surat yang harus dilampirkan antara lain:
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk dan fotokopi NPWP
3. Fotokopi ijazah yang dilegalisasi oleh instansi yang bersangkutan
4. Pasfoto terbaru berwarna ukuran (4x6) sebanyak lima lembar
5. Surat keterangan sehat jasmani dari dokter rumah sakit pemerintah dan kesehatan jiwa dari dokter ahli jiwa
6. Surat keterangan catatan kepolisian
Berita Terkait
-
Meski Sudah Klarifikasi Soal Mbak LPSK yang Trending, Tyna Ratu Masih Panen Hujatan: Jangan Ngaku-ngaku Makanya
-
Sempat Dijodohkan Publik, Begini Sosok Bharada E di Mata Mbak LPSK saat Dikawal di Persidangan
-
Dapat Remisi Tambahan Berkat Justice Collaborator, Richard Eliezer Bisa Bebas Lebih Cepat?
-
Menuju Eksekusi Pasca Inkrah Richard Eliezer, Intip Fakta-faktanya
-
Niluh Djelantik 'Labrak' Wanita Rambut Pirang yang Diduga Lecehkan Pura di Bali
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi