Kisah percintaan yang kandas antara pria asal India dengan wanita bercadar asal Wajo, Sulawesi Selatan (Sulses), Syarifah Haerunnisa memasuki babak baru.
Asib Ali saat datang ke Trans TV Official mengaku bahwa ia dan Nisa, begitu sapaan wanita asal Bajo itu kerap bertukar video mesum.
Hal itu diungkap oleh penerjemah Ali, Akash Elahi. Menurut Akash, hal itu dilihatnya di pesan antara Ali dan Nisa.
Menurut Akash, di dalam pesan tersebut ada video tak senonoh di antara keduanya. Namun kata Akash, saat datang ke Indonsia, Ali menghapus video-video tersebut lantaran takut dengan pemeriksaan imigrasi.
"Saat dia datang dari India, dia hapus hampir semua chat karena di dalamnya ada video mereka yang nggak sopan dan imigrasi India cek hp nya. Sini pun hpnya di cek, mau ke mana, ketemu siapa. Jadi, mereka cek semua. Karena dia (Asib Ali) takut, dia hapus semua chat," kata Akash Elahi dilansir dari Trans TV Official seperti dikutip dari Suara.com
Pengakuan Ali lewat penerjemahnya itu pun membuat netizen heboh dan banyak memberikan kritik pedas kepada Nisa.
"Pantes aja transferan lancar, ternyata ulalal Syarifah," kata @ellenfreili**.
"Ada uang ada video ya Saripah," imbuh @hihi**.
Sebelumnya, Ali yang berumur 32 tahun melamar kekasihnya Syarifah namun ditolak oleh keluarga si perempuan. Padahal Ali datang dari India ke tempat tinggal perempuan yang akrap disapa Nisa itu dengan membawa sejumlah seserahan untuk melamar.
Ali dikabarkan bahkan sempat membawa mobil dari Makassar menuju ke Wajo. Sayang lamarannya ditolak oleh keluarga Nisa.
Ali dan Nisa sendiri menjalin hubungan lewat aplikasi sosial media. Keduanya dikabarkan tergabung ke dalam grup WA dengan nama 'HIJRAH'.
Ali dikabarkan sudah mengirim uang sebesar Rp9 juta untuk melamar Nisa. Ali bahkan sempat mengaku bahwa ia kerap mengirimkan uang, nominalnya menurut pria asal India itu mencapai Rp52 juta.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Asib Ali dan Syarifah yang Sering Kirim Video Intim, Memang Apa Motifnya Sih?
-
Asib Ali Galau Pulang ke India, Ngaku Kerap Diberi Harapan oleh Kerabat Syarifah
-
Lamaran Ditolak Syarifah, Asib Ali Jadian dengan Perempuan lain, Warganet Nyinyir: Tenar Juga Kan Bang?
-
Asib Ali India Ngaku Sering Saling Kirim Video Intim, Hati-hati Bisa Terancam 6 Tahun Penjara Jika Tersebar
-
Selain Transfer Duit Rp 52 Juta, Asib Ali India dan Syarifah Rupanya Sering Bertukar Video Intim: Kok Mau Sih?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan