Pemerintah Lampung kembali tuai hujatan warganet pasca aksi bersama warga setempat dengan grup Pandawara membersihkan pantai terkotor di dunia, Pantai Sukaraja, Lampung.
Grup Pandawara dikenal sebagi grup yang berisi kumpulan anak muda yang mengajak masyarakat lokal untuk peduli dan menjaga lingkungan sekitar.
Bersama dengan warga lokal, dan disaksikan oleh Wali Kota Lampung, grup Pandawara bahu membahu membersihkan sampah yang tampak sudah menggunung di bibir pantai Sukaraja itu.
Namun, ada cerita tak mengenakkan dari aksi peduli yang dilakukan oleh warga. Konten kreator Ikram geram dengan pemerintah Lampung yang tidak support kegiatan itu.
Ikram geram lantaran pemerintah Lampung bahkan tak menyediakn air minum kepada warga yang bekerja keras bersihkan sampah.
"Enak ya jadi pemerintah di Lampung. Jalan rusak dibenerin, bila gak ada anggaran dikasih pak Jokowi, sampah banyak, viral masyarakat yang benerin. Support mana pemerintah? Saya di lapangan kemarin, dari jam 3 subuh saya berangkat dari Jakarta, nyampe Lampung jam 8," jelas Ikram.
"Sampai saya kelar jam 4, tau gak, botol aqua minum aja nggak ada lho supportnya," tegas Ikram.
Ikram akhirnya juga yang akhirnya membeli air mineral untuk dibagikan kepada warga. Padahal katanya saat itu ia hanya memegang uang Rp100 ribu.
"Beli 3 dus dan bagi-bagi ke orang. Saking nggak ada supportnya," ungkap Ikram.
Baca Juga: Sempat Viral, Begini Nasib Sugimin Hidayatullah Pesepakbola Indonesia yang Dikontrak Real Madrid
Sontak saja pengakuan Ikram ini membuat geram publik.
"Provinsi Lampung ini oknum korupnya tinggi dan menggurita. Coba cek sekolah sekolah negeri itu masih kena biaya ga," ungkap salah satu netizen.
"Pemda lampung ngapain kerja keras ntar dibantuin pusat," sambung akun lain.
Berita Terkait
-
Video Aksi Freestyle di Jalanan Viral, Remaja di Malang Akhirnya Minta Maaf
-
Pria Viral Palak hingga Aniaya Warga Jalan Delima Pekanbaru Diburu Polisi
-
Nathalie Holscher Pakai Rok Mini dan Digandeng Cowok, Sekarang Sudah Bebas?
-
Bus Rombongan Pengantin Terjun ke Jurang di Katibung, Satu Penumpang Meninggal Dunia
-
Siapakah Sosok Crazy Rich PIK yang Gelar Pernikahan Anjing? Ini Jawabannya
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir