Suara.com - Manajer Brendan Rodgers menilai Liverpool tidak lagi ikut dalam persaingan memperebutkan gelar juara liga Inggris. Klub dengan julukan The Reds itu masih bercokol di posisi empat, tertinggal 8 angka dari pemuncak klasemen Arsenal.
“Menurut saya, masih terlalu cepat bagi Liverpool untuk bisa ikut dalam perebutan gelar juara. Saya ada di stadion Ettihad ketika City melawan Chelsea dan saya melihat skuad mereka yang sudah dibangun beberapa tahun dan itu akan sangat menyulitkan kami,” ujar Rodgers.
Karena itu, Rodgers beranggapan, Liverpool baru akan ikut dalam persaingan menjadi yang terbaik di liga Premir Inggris pada musim depan. Target pada musim ini adalah mempertahankan posisi empat besar sehingga bisa tampil di liga Champions.
Rodgers menegaskan, Liverpool akan mempunyai peranan besar dalam menentukan siapa juara liga Inggris pada musim ini. Akhir pekan nanti, Liverpool akan menjamu pemuncak klasemen Arsenal di stadion Anfield.
“Kami melihat klasemen dan tertinggal enam angka dari Arsenal dan empat angka dari City dan Chelsea. Masih ada 14 pertandingan lagi dan kami akan berjuang sekuat tenaga hingga titik darah penghabisan,” jelasnya.
Liverpool tidak pernah lagi menjadi juara liga Inggris sejak 1990. Klub tersebut juga tidak lagi menjadi Raja di Inggris karena jumlah gelar juara yang mereka raih sudah dilewati oleh Manchester United. Musim lalu, Manchester United merebut gelar juara liga Inggris ke-20 sedangkan Liverpool masih tertahan dengan 18 gelar juara. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik