Suara.com - Pelatih Napoli, Rafael Benitez, memandang bahwa tampilnya tim itu di final Coppa Italia, merupakan salah satu bukti dari potensi besar mereka.
Sebagaimana diketahui, Napoli memastikan bakal berebut trofi Coppa Italia dengan Fiorentina, pada laga final, Sabtu (3/5/2014) besok. Penampilan di final itu diperoleh Napoli usai menang agregat 5-3 atas AS Roma dalam dua leg, Februari lalu, setelah sebelumnya sempat tertinggal.
Sementara itu, di kompetisi Serie A musim ini pun, Napoli hampir memastikan bakal duduk di peringkat ketiga. Atas pencapaian itulah, Benitez menganggap bahwa klub yang bermarkas di San Paolo tersebut sudah mulai mampu menunjukkan potensi besarnya.
"Italia adalah sebuah negara sulit dalam hal sepakbola, karena semua orang menyukai sepakbola, semua orang memiliki semangat itu. Dan gaya sepakbolanya adalah Anda harus mengontrol pertandingan, dan itu tidak mudah," tutur mantan manajer Liverpool itu, sebagaimana dikutip Soccerway dari Perform.
"Jadi, bisa berada pada posisi kami sekarang, dengan jumlah poin terbanyak dalam sejarah Napoli, serta dengan berada di final Piala Italia (Coppa)... Saya rasa ini benar-benar penting, karena inilah bagian dari potensi klub ini," tandasnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Sassuolo Pesta Gol di Coppa Italia, Pelatih Baru Pilih Bek Lain Ketimbang Jay Idzes
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar