Suara.com - Hamburg SC masih akan tetap bertahan di Bundesliga musim depan. Mantan juara Eropa ini memastikan hal itu setelah di laga play-off menang atas Greuther Fuerth lewat agresivitas gol tandang.
Hamburg harus menjalani laga play off setelah hanya finis di posisi ke-16 klasemen Bundesliga. Smentara Greuther Fuerth mencoba untuk berlaga di divisi utama Bundesliga setelah finis di peringkat ketiga divisi.
Pada play-off pertama di kandang Hamburg di Imtech Arena, Kamis (15/5/2014), kedua tim bermain imbang tanpa gol. Kini Hamburg yang bertandang ke Trolli ARENA di pertandingan kedua, Minggu (18/5/2014) malam.
Pada babak pertama, Hamburg sudah memimpin 1-0 di menit ke-14. Gol tersebut dicetak oleh Pierre-Michel Lasogga hasil sundulnnya setelah berhasil menyambut sepak pojok yang dilepaskan oleh Rafael van der Vaart.
Fuerth sempat menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Stephan Fuerstner dan skor 1-1 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil seri tersebut skuad besutan Mirko Slomka masih akan tetap bertahan di Bundesliga karena unggul dalam gol tandang.
Keberhasilan itu juga membuat Hamburg tidak pernah terdegradasi sejak Bundesliga dicipatakan pada 1963. Sementara Eintracht Braunschweig dan Nuremberg terdegradasi dan Koln dan Paderborn menjadi tim promosi dari divisi dua. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?