Suara.com - Sebuah klub sepak bola profesional di Bolivia telah resmi mengontrak Presiden Evo Morales, demikian diberitakan BBC, Senin (19/5/2014). Tidak main-main, presiden berusia 54 tahun itu akan bermain sebagai gelandang bagi Sport Boys, klub yang bermarkas di Provinsi Santa Cruz.
Sport Boys mengatakan bahwa Morales akan bermain 20 menit di setiap laga yang dilakoninya. Meski demikian dia tidak akan bermain di semua laga, karena jadwalnya sebagai presiden tentu sangat sibuk.
Di klub itu Morales menerima gaji minimal, yakni sekitar 214 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp2,43 juta.
"Dia suka sepak bola dan bermain bagus. Dia akan kenakan kaos bernomor 10," kata Mario Cronenbold, presiden klub Sport Boys.
"Kami akan mengirimi dia daftar laga dan dia akan memilih pertandingan mana yang akan dia ikuti," imbuh Cronebold.
Seorang politikus lokal dari partai MAS, partai asal Morales, mengatakan bermain di klub profesional adalah mimpi sang presiden sejak lama. Morales, menurut dia, sangat bugar dan tidak sabar untuk mulai bermain.
Dalam berbagai kesempatan Morales juga sering bermain sepak bola, antara lain saat melawan wartawan, pemimpin serikat buruh, dan presiden-presiden lain.
Pada 2007 dia bermain bola di lapangan yang terletak di ketinggian 6000 meter di atas permukaan laut, sebagai protes upaya beberapa organisasi sepak bola yang mendesak agar tim nasional Bolivia tidak menjamu tamu-tamunya di Stadion La Paz, yang terletak di ketinggian 3,6 km di atas permukaan laut.
Pada 2006 dia menderita patah tulang hidung karena bertabrakan dengan penjaga gawang dalam sebuah laga sepak bola. (BBC)
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim