Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB
Dua perahu melintas di Sungai Kahayan yang diselimuti asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom]
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Tjilik Riwut yang diselimuti asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom]
Sejumlah kapal bersandar di Sungai Kahayan yang diselimuti asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom]

Suara.com - Dua perahu melintas di Sungai Kahayan yang diselimuti asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2026). Dashboard Karhutla Kota Palangka Raya mencatat jarak pandang hanya 500 meter akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabut asap karhutla juga berdampak pada aktivitas pendidikan di Palangka Raya. Dinas Pendidikan setempat kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh pada 11-12 September 2026 setelah kualitas udara memburuk dengan ISPU mencapai 960 pada 10 September.

Satgas darat dan udara terus memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah seiring meningkatnya titik panas. Hingga 5 September 2026, tercatat 96.658 hotspot dan 2.586 kejadian karhutla dengan luas area terbakar 7.852,37 hektare.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan status tanggap darurat karhutla hingga 29 September 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan setelah kebakaran meluas dan kabut asap berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah.
[ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom]

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com