Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan akan ada banyak evaluasi usai hasil imbang 1-1 dengan Timnas Yaman U-19. Namun Indra mengakui jam terbang lapis masih jauh daripada skuat utama.
Pada laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (25/5/2014) malam Indra tak menurunkan skuad utama Timnas U-19, yakni kapten tim Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, Ravi Murdianto, Hansamu Yama, dan Maldini Pali.
Meski begitu, lapis kedua Timnas U-19 mampu menguasai bola dengan permainan kombinasi umpan-umpan pendek. Namun demikian, Timnas harus puas hanya meraih hasil imbang 1-1 dengan Yemen setelah sebelumnya pemain utama menang 3-0.
"Dari komposisi yang turun, saya akui jam terbang mereka masih jauh dari pemain utama. Sebenarnya saya tidak mau mengganti pemain utama, tapi akhirnya saya putuskan merotasi anak-anak," kata Indra usai laga.
Indra menambahkan tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya. "Bagi saya, kalah menang tidak masalah, yang penting adalah menjaga bagaimana kesiapan tim berjalan sesuai program," ungkap Indra.
Pelatih asal Padang ini mengaku tidak mau terburu-buru dalam memanggil pemain lagi atau mencoret pemain. "Jadi nasib Martinus Novianto kami tidak bisa ditentukan malam ini," tutup Indra.
Selanjutnya Timnas U-19 akan melakukan ujicoba melawan Timnas Lebanon tanggal 28 Mei mendatang di Stadion Manahan, Solo. (Liga Indonesia)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji