Suara.com - Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengamuk usai gagal meraih satupun kemenangan kontra Myanmar, dalam laga lampau. Hari ini, Jumat (23/5/2014) malam, Evan Dimas cs yang dijajal Yaman U-19, kembali menunjukkan taji sejatinya. Yaman dicukur habis 3-0, berkat gol oleh Muchlis Hadi, Hansamu Yama, dan Septian David Maulana.
Bahkan, pada babak pertama, hanya dalam tempo 25 menit, Indonesia sudah unggul 2-0 atas Yaman. Kedua gol dicetak dengan sangat cantik, lewat kaki Muchlis Hadi dan Hansamu Yama.
Sejatinya, gelombang tekanan oleh Indonesia sudah deras meluncur sejak menit kedua usai kick off. Namun, lantaran belum in, peluang-peluang tersebut hanya berbuah mentah.
Sebaliknya, Yaman sendiri hanya mampu bermain bertahan lewat strategi pressing ketatnya. Tetapi, jurus tersebut buyar, ketika Muchlis Hadi membobol gawang Yaman yang dikawal Salem pada menit ke-20. Gol tersebut sangat cantik, berkelas pula. Muchlis, yang mengambil sepakan bebas, berhasil meletakan bola ke sudut gawang yang tak mungkin ditangkap Salem.
Usai gol tersebut, Indonesia kian 'pede'. Sekitar lima menit berselang, gilirang Hansamu Yama meruntuhkan pertahanan Yaman lewat sepakan kerasnya dari hampir setengah lapangan. Bravo. Indah nian gol tersebut.
Indonesia, mendapatkan berbagai peluang emas pasca-mencetak dua gol. Sayang, lantaran kurang tenang, gol-gol tambahan yang ditunggu tak kunjung tercipta. Alhasil, hingga laga jeda, skor 2-0 tetap bertahan bagi Indonesia.
Pada babak kedua, Indonesia makin asyik memainkan irama bola. Kadang memainkan satu dua sentuhan, namun dapat berbalik memainkan bola umpan panjang. Sungguh variasi yang indah.
Hasilnya pun bisa ditebak, dengan gaya tersebut, Yaman yang berniat bermain menyerang, justru kelabakan. Terbukti dengan hujan kartu kuning yang diterima sejumlah pemain Yaman, karena mengganjal keras punggawa Indonesia. Yaman terlihat frustasi.
Dengan sabar, Indonesia terus mengurung untuk membongkar pertahanan Yaman. Upaya itu akhirnya berbuah manis setelah Septian David Maulana menjebol gawang Yaman pada menit ke-69.
Memanfaatkan kemelut di depan gawang Yaman, Septian mampu melepaskan bola ke pojok gawang, yang lagi-lagi tak dapat ditahan Salem. 3-0 Indonesia menjauh.
Terus ditekan, akhirnya Yaman mampu keluar menyerang. Memanfaatkan longgarnya lini pertahanan Indonesia, Yaman nyaris mencetak gol lewat titik putih. Beruntung kiper Ravi Murdianto sigap. Dengan reflek cepatnya, dia berhasil mematahkan peluang emas Yaman untuk mencetak gol.
Pasca-diserang, Indonesia kembali fokus. Bahkan, jelang bubaran, Indonesia kembali mendapatkan sebuah peluang emas lewat sepakan keras Hagrianto, memanfaatkan tendangan bebas. Nahas, gol tak tercipta, lantaran bola hanya membentur mistar gawang Yaman.
Akhirnya, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 3-0 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.
Kedua tim akan kembali jumpa dalam laga uji coba pada Minggu (25/5/2014) depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
-
Persebaya Surabaya Godok Taktik Kalahkan Arema FC di Tengah Kelelahan
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan
-
Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan