Suara.com - Federasi Sepak bola Australia akan mengajukan penawaran ulang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Ini menyusul tuduhan korupsi yang dilakukan Qatar untuk bisa menjadi penyelenggara turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Chief Executive Federasi Sepak bola Dunia (FIFA) David Gallop tidak menutup kemungkinan Australia bisa menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia apabila Qatar terbukti melakukan praktik suap dalam proses pemungutan suara.
“Apa yang terjadi saat ini merupakan tuduhan yang sangat serius dan kami menunggu respon dari tuduhan itu,” kata David.
Harian Sunday Times menulis, mereka mempunyai jutaan dokumen berupa surat elektronik, dokumen dan transfer bank yang dilakukan pejabat sepak bola Qatar Mohamed bin Hammam. Harian itu menuduh Bin Hammam, mantan Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), menyuap sejumlah anggota FIFA agar Qatar terpilih sebagai tuan rumah.
Pejabat sepak bola Qatar membantah semua tudingan terkait praktik jual beli suara itu. Kata Gallop, FIFA bisa saja membuka ulang penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
“Saat ini masih terlalu dini untuk mengungkapkan apakah pintu untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 akan dibuka lagi. Namun, kami terus mengawasi perkembangan kasus ini,” kata Gallop.
Apabila Qatar terbukti melakukan tindakan yang melanggar aturan, maka FIFA akan membuka kembali penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Dalam pemungutan suara pada Kongres FIFA yang digelar Desember 2010, Qatar meraih 11 suara, Korea Selatan (4 suara), Amerika Serikat dan Jepang (3 suara) serta Australia (1 suara). (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Daftar Pemain RD Kongo di Piala Dunia 2026, Bomber Newcastle Jadi Tumpuan
-
Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas