Suara.com - Kapten timnas Inggris Steven Gerrard mengaku tidak khawatir mengenai kemungkinan terjadinya drama adu penalti di Piala Dunia 2014 yang mungkin dialami Inggris. Pasalnya selama ini, Inggris mempunyai rekor buruk dalam drama adu penalti di Piala Dunia.
Meski mengatakan latihan penalti tidak bisa diabaikan, punggawa Liverpool menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya di timnas mencoba untuk memikirkan kemungkinan adu penalti di kompetisi tersebut tahun ini.
"Saya mengerti karena kami telah gagal dalam beberapa adu penalti. Tapi kami tidak akan menjadikannya sebagai beban karena hal itu (adu penalti) mungkin juga tidak terjadi," kata Gerrard kepada BBC Radio 5.
"Sebagai pemain, kami hanya berharap bisa tampil baik di 90 atau 120 menit untuk mencegah terjadinya adu penalti. Tapi jika hal itu terjadi, kami akan siap," tambahnya.
Lewat drama adu penalti, Inggris telah tersingkir beberapa kali dari Piala Dunia. Diantaranya adalah di Piala Dunia 1990,1998 dan 2006.
Gerrard sendiri pernah merasakan pahitnya gagal mengeksekusi penalti. Yaitu di Piala Dunia 2006 saat Inggris disingkirkan Portugal di babak delapan besar.
"Saya memang tidak beruntung. Saya gagal saat mengeksekusi penalti di Piala Dunia. Dan yang saya bisa pastikan adalah menendang penalti di Piala Dunia berbeda dengan kompetisi lain," tandasnya. (FIFA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda