Suara.com - Tim Kroasia tidak bisa dipandang enteng. Meski belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia namun penampilan klub berjuluk Vatreni harus tetap diwaspadai karena memiliki skuad yang cukup menyulitkan tim tim lawan.
Langkah Krosia menuju Brasil memang tidak mudah. Mereka harus melakoni babak play off guna mengalahkan Islandia 2-0. Namun di babak play off ini Kroasia sudah berganti nahkoda setelah Niko Kovac menggantikan Igor Stimac yang menyatakan mundur saat penyisihan grup.
Piala Dunia Brasil ini adalah keikutsertaannya yang keempat kalinya. Pertama kali mereka tampil di Piala Dunia 1998 sebagai negara Kroasia. Mereka langsung membuat kejutan dengan menempati posisi ketiga setelah mengalahkan Belanda 2-1.
Pada piala Dunia 2014, Kroasia punya skuad yang cukup diperhitungkan yang berkompetisi di liga besar Eropa. Sebut saja Luka Modric dan Niko Kranjcar yang handal sebagai penyusun serangan di lini tengah dan Mario Mandzukic yang berbahaya di depan gawang lawan.
Perjalanan Tim:
Kroasia lolos ke Piala Dunia lewat babak play off.
Pemain bintang:
Nama Mario Mandžukic memang sudah cukup dikenal di persepakbolaan di Eropa. Ia adalah salah satu lini depan utama Bayern Munich. Di klubnya tersebut striker berusia 27 tahun itu telah mencetak 33 gol dari 53 penampilannya di Bundesliga.
Di tim Kroasia, Mandžukic telah mencetak 13 gol dari 48 caps. Ia memang masih kalah jumlah golnya dari seniornya yaitu Eduardo yang telah menyumbang 29 gol. Namun Mandžukic akan mampu berbicara banyak di Brasil seiring semakin matang pengalamannya.
Pelatih:
Karir Niko Kovac memang masih hijau melatih timnas. Ia sebelumnya menangani timnas U-21 Kroasia dan naik menangani skuad utama baru 2013 lalu. Pengalamannya memang cukup banyak saat masih menjadi sebagai pemain.
Namun, bisa membawa skuadnya lolos dari babak play off menjadi modal yang bagus bagi pelatih muda berusia 42 tahun itu. Brasil akan menjadi tempat pertaruhan yang cukup besar bagi Niko Novac namun yang pasti mereka tidak ingin hanya menjadi penggembira saja.
Skuat Kroasia :
Kiper : Stipe Pletikosa (Rostov), Danijel Subasic (Monaco), Oliver Zelenika (Lokomotiva)
Belakang : Vedran Corluka (Lokomotiv), Dejan Lovren (Southampton), Danijel Pranjic (Panathinaikos), Gordon Schildenfeld (Panathinaikos), Darijo Srna (Shakhtar), Domagoj Vida (Dynamo Kyiv), Sime Vrsaljko (Genoa)
Tag
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Persija vs Persib Terancam Gagal di GBK, The Jakmania Minta Kepastian PSSI
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
Persija Terancam Gagal Jamu Persib di Stadion GBK, Kenapa?
-
Anomali Striker 37 Tahun: David da Silva Rajai Top Skor BRI Super League
-
Lupakan Luka Lawan Dewa United, Alexis Gomez Pede Bawa Persijap Taklukkan Persija
-
Man United Vs Liverpool: Gol Kontroversial Benjamin Sesko Disahkan, Premier League Beri Penjelasan
-
Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan
-
Hajar Liverpool, Manchester United Perpanjang Rekor Gila di Old Trafford Sejak 1984
-
Sesko Cetak Gol Kontroversial, Arne Slot Sebut Ada Konspirasi VAR Lawan Liverpool
-
Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan