Bola / Bola Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 | 11:34 WIB
David Da Silva berhasil cetak gol ketika Malut United melawan Bali United di Super League. (IG Malut United)
Baca 10 detik
  • Striker Malut United, David da Silva, memimpin daftar pencetak gol BRI Super League 2025/2026 dengan 22 gol.
  • David mencetak hat-trick saat melawan Persis Solo pada Sabtu (2/5/2026) untuk memenangkan laga dengan skor 5-2.
  • Ketajaman pemain berusia 37 tahun tersebut membuktikan konsistensi performa meski bersaing ketat dengan para pemain muda.

Suara.com - Kiprah David da Silva di BRI Super League 2025/2026 menjadi anomali. Di usia 37 tahun, striker Malut United FC itu justru tampil kian tajam.

Ia memimpin daftar pencetak gol sementara dengan torehan 22 gol, mengungguli deretan penyerang yang lebih muda. Ketajamannya sekaligus mematahkan stigma soal penurunan performa pemain veteran di kompetisi elite Indonesia.

Hat-trick Jadi Jawaban Kritik

Pembuktian terbaru datang saat ia membobol gawang Persis Solo pada Sabtu (2/5/2026). Hat-trick yang dicetaknya membantu Malut United menang telak 5-2.

Trigol tersebut bukan sekadar membawa kemenangan, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai predator di kotak penalti.

“Musim ini adalah cara saya membungkam orang-orang yang meragukan usia saya. Saya membuktikan bahwa usia hanyalah angka,” ujar David.

Konsistensi dan Standar Tinggi

Pengalaman dan kecerdasan membaca ruang menjadi kunci utama ketajaman David. Ia mampu menjaga konsistensi di tengah persaingan fisik yang ketat.

“Orang bilang saya sudah tua, tapi saya tunjukkan performa saya masih di atas banyak pemain muda,” lanjutnya.

Baca Juga: PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0

Menurutnya, kerja keras dalam latihan menjadi faktor utama menjaga level permainan. Ia bahkan menilai banyak pemain top dunia tetap kompetitif hingga usia 40 tahun lebih.

Rekam Jejak Sang Mesin Gol

Nama David da Silva sudah lama dikenal sebagai salah satu striker asing paling produktif di Indonesia. Sebelum bersinar bersama Malut United, ia juga sukses bersama Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.

Konsistensinya mencetak lebih dari 20 gol musim ini menegaskan bahwa kualitas dan insting gol tidak lekang oleh usia.

Load More