Suara.com - Pelatih Aljazair Vahid Halilhodzic mengakui bahwa skuatnya kurang berpengalaman di Piala Dunia. Namun Halilhodzic menegaskan bahwa Aljazair akan bermain tanpa beban dan mencoba mengambil semua kesempatan.
Belgia sebgai tim kuda hitam memang lebih diunggulkan saat menghadapi Aljazair di laga pertamanya di Grup F, Selasa (17/6/2014) malam WIB. Apalagi mereka akan menghadapi Aljazair tim yang memiliki pemain yang sedikit tampil di ajang internasional.
Meski memiliki pemain yang punya pengalaman sedikit namun Halilhodzic menegaskan bahwa skuatnya terintimidasi menghadapi Belgia di Belo Horizonte. "Tim saya adalah tim yang sangat mudah dan mencoba untuk mencari peluang untuk mengeksploitasi," ujarnya.
"Saya rasa para pemain tidak dalam tekanan karena kami tidak memiliki beban, namun kami masih bisa meraih sesuatu. Ini yang ada di pikiran saya itu sebabnya saya mempersiapkan tim saya," ungkap Halilhodzic.
"Ketika Anda bermain di Piala Dunia, Anda memberikan 100 persen karena tidak ada yang mudah dan Anda tidak ingin menyesal. Itu sebabnya mengapa kami bekerja keras setiap hari," ujarnya.
"Saya pikir kami akan memainkan laga ini dengan berani. Kami harus mencoba sesuatu yang baru. Belgia adalah favorit namun tim favorit juga tidak akan menang sepanjang waktu. Kami harus memberikan segalanya untuk membuat peluang besar kami," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?