Suara.com - Meski sudah dipastikan harus pulang kampung lebih awal di Piala Dunia (PD) 2014, Bosnia-Herzegovina tetap memainkan laga terakhirnya di Grup F dengan serius. Tampil menghadapi Iran di Arena Fonte Nova, Salvador, Rabu (25/6/2014), mereka memetik kemenangan 3-1.
Dalam pertandingan ini, Bosnia sudah mampu meraih keunggulan 1-0 di babak pertama. Gol pembuka tim debutan asal Eropa tersebut tepatnya dicetak oleh Edin Dzeko pada menit ke-23.
Saat itu, mendapatkan bola beberapa meter jelang daerah berbahaya Iran, Dzeko sempat menggiring bola sejenak, sebelum akhirnya melepaskan tendangan mendatar ke gawang Iran. Kiper Alireza Haghighi pun tak dapat menjangkaunya.
Bosnia sendiri bisa dikatakan menguasai pertandingan ini sejak babak pertama, baik dari segi penguasaan bola yang mencapai 63 persen, maupun dari sisi intensitas serangan. Kendati demikian, Iran bukannya tak pernah pula membahayakan lawan, terutama lewat serangan balik cepatnya.
Tercatat beberapa peluang sempat bisa diciptakan oleh kedua kubu di babak pertama. Namun selain gol dari Dzeko, tidak ada peluang lainnya yang bisa dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 pun bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Iran coba bermain lebih menekan demi mendapatkan gol balasan. Namun setelah beberapa waktu, belum juga ada hasil yang bisa didapatkan. Justru sebaliknya, Bosnia-lah yang kemudian menambah keunggulan.
Gol kedua Bosnia itu tepatnya tercipta di menit ke-59. Kali ini, gol dicetak oleh Miralem Pjanic, yang memanfaatkan umpan terobosan dari Tino Susic.
Tertinggal dua gol yang berarti semakin menipiskan peluang mereka untuk meraih targat poin maksimal, Iran pun terus berusaha melakukan perlawanan. Namun Bosnia yang tampil lebih tenang dan terorganisir, terbukti masih lebih superior.
Setelah saling serang dan sejumlah peluang, akhirnya Iran mendapatkan satu gol balasan pada menit ke-82. Sebuah assist dari Javad Nekounam bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Reza Ghoochannejhad, menjadi gol yang menipiskan ketinggalan mereka menjadi 1-2.
Tapi itu pun ternyata tak bertahan lama, karena satu menit kemudian Bosnia kembali menegaskan keunggulan mereka, kali ini lewat gol yang dicetak oleh Avdija Vrsajevic. Skor 3-1 ini pun akhirnya bertahan sampai pertandingan usai, yang memastikan kedua tim harus sama-sama pulang dengan Iran berada di posisi juru kunci.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama