Suara.com - Timnas Belanda akhirnya lolos ke babak semifinal Piala Dunia setelah mengalahkan Kosta Rika melalui drama adu penalti, Minggu, (6/7/2014).
Kemenangan ini tidak hanya disambut sukacita warga Belanda. Ribuan kilometer dari negeri tim Oranje, tepatnya di Ambon, Maluku, ratusan ribu warga tumpah di jalan merayakan kemenangan.
Pemandangan ini juga terjadi saat Belanda mengalahkan Meksiko, Senin dinihari pekan lalu (30/6/2014), suasana kota Ambon, sontak gegap gempita. Ribuan warga memenuhi jalan, konvoi, meneriakkan yel-yel kemenangan. Dengan mengenakan beragam atribut timnas Belanda, kaos oranje, bendera merah putih biru dan syal beraneka warna, warga tumpah di jalanan.
Suasana pesta kemenangan ini terjadi hampir di seluruh sudut kota Ambon. Dari Jalan Pattimura, kawasan Batu Merah, kawasan Kuda Mati, Jalan Kayode, Jalan AY Patty, kaasan Batu Gong dari mulut gang sampai jalan-jalan utama warga merayakan kemenangan dengan menyembunyikan terompet, teriakan hidup Oranje dan hingga pawai bermotor.
Meski kemenangan Belanda mendapat sambutan luar biasa, bagi warga Ambon, tidak seluruh warga pendukung fanatik tim Oranje. Sebagian lagi warga masyarakat juga mengusung sejumlah negara yang saat ini sama-sama lolos ke perempat final. Sejumlah negara lain juga mendapat dukungan besar di Ambon, Jerman, Brazil dan Argentina.
“Belanda memang terbanyak mendapat dukungan, tapi timnas lain juga mendapat sambutan yang besar bila mereka tampil. Jalan-jalan juga ramai habis pertandingan tim-tim tadi,” kata Willy, warga Kuda Mati, Ambon.
Kalahkan kampanye Pilpres
Hiruk pikuk penyelenggaraan piala dunia mendapat sambutan meriah di Ambon. Bila dibandingkan kota besar lain di Indonesia, bisa jadi Ambon berbeda. Kota-kota besar lain seperti di Jawa, Sumatera dan Sulawesi pada masa kampanye saat ini dipenuhi oleh bendera, spanduk, baliho calon presiden dan wakil presiden, dari jalan utama hingga kampung. Namun pemandangan berbeda di Ambon.
Suasana kota tidak tampak bahwa wilayah tersebut tengah mengikuti masa kampanye pilpres. Di sepanjang jalan utama hingga masuk kampung, dari Bandara Pattimura hingga kota, sangat minim menemui spanduk atau baliho kampanye pilpres.
Sebaliknya, rumah-rumah warga di kanan kiri jalan banyak memasang bendetra timnas favorit mereka. Dari memasang bendera dan atribut lain dari tim Belanda, Jerman hingga Brazil.
“Warga di sini lebih ramai ngomong piala dunia dibanding calon presiden. Tiap hari yang dibahas bola melulu. Apalagi kalau pas Belanda main, setiap gang ada nobar, habis itu pawai,” kata Andreas, warga Batu Merah, Ambon.
Kecintaan terhadap Belanda bagi sejumlah warga Ambon tidak terlepas dari kedekatan hubungan emosional. Apalagi warga meyakini sejumlah pemain yang membela tim Oranje saat ini ada yang berdarah AMbon. “Lihat De Jong dan Van Persie main, seakan mewakili warga Ambon di Piala Dunia,” ujar Andreas menambahkan.
Berita Terkait
-
Diincar Timnas Indonesia, Rekan Setim di Leeds United Bisiki Pascal Struijk untuk Pilih Belanda
-
Bek Incaran PSG Tolak Permintaan Ortu Bela Timnas Indonesia
-
Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit
-
John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!
-
BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi