Suara.com - Tim Jerman patut bersyukur punya pemimpin seperti kanselir Angela Merkel. Dukungan diberikan oleh perempuan berusia 59 tahun ini sejak pertandingan pertama di Brasil hingga final saat skuat besutan Joachim Loew berhasil merebut trofi Piala Dunia.
Merkel tampak hadir bersama Presiden Jerman Joachim Gauck di tribun kehormatan di Maracana Stadion bersama, Presiden FIFA Sepp Blatter dan juga Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2018.
Perempuan kelahiran Hamburg ini memang dikenal sangat menyukai bola. Sejak Jerman menggelar Piala Dunia 2006 dia memang sudah memberikan dukungan kepada tim Panser, begitu juga saat di Piala Eropa 2012 dia ikut menyaksikan laga di Polandia.
Di Brasil, dukungan Merkel juga tetap tidak kurang. Bahkan dia hadir di laga pembuka Jerman menghadapi Portugal di Arena Fonte Nova di Salvador. Kehadiran perempuan berusia 59 tahun itu berdampak positif ketika Jerman mencukur Portugal 4-0
Bahkan, usai laga dia memberikan selamat kepada para pemain Jerman di ruang ganti. Foto Merkel di ruang ganti ramai beredar di dunia maya karena tampak ada beberapa pemain Jerman tanpa memakai baju hanya menggunakan handuk.
Menjelang final, Merkel pun telah menyatakan bahwa dia akan hadir bersama presiden Joachim Gauck. Ketika itu dia sempat ditanyakan mengenai skor namun dia hanya menjawab, "Skor tidaklah penting, yang penting Jerman menang."
Kehadiran Merkel pun sempat dianggap memberikan keberuntungan setelah saat pertama Jerman menang besar. Pada saat final, Merkel pun menyaksikan kemenangan skuatnya dan juga ikut bersorak di saat Mario Goetze mencetak gol kemenangan Jerman di menit ke-113.
Kegembiraan Merkel pun tuntas sudah saat memberikan selamat kepada para pemain Jerman di tribun kehormatan sebagai juara dunia. Dia bersama Joachim Gauck masuk ke ruang ganti dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Phillip Lahm dan kawan-kawan.
Berita Terkait
-
Dianggap Beban Negara! Stadion Legendaris Final Piala Dunia Terlilit Utang Rp34 Triliun
-
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar: Prestasi, Pelatih dan Pemain Kunci
-
Pegawainya Diancam UU ITE Oleh Pengutil, Ini Sumbangsih Alfamart untuk Sepak Bola
-
Tim Tango Tumbang, "Don't Cry for Me Argentina" Menggema di Twitter
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026